Drama Adu Penalti Trofeo Costa del Sol Antara Málaga dan Fulham

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Laga pramusim antara Málaga dan Fulham di Trofeo Costa del Sol di Estadio La Rosaleda, Rabu (12/8/2026), berakhir dramatis dengan skor 2-2 dan kontroversi adu penalti yang tidak berjalan sesuai rencana.

Fulham dua kali memimpin melalui gol Ryan Sessegnon menit ke-24 dan Alex Iwobi. Namun, Málaga mampu menyamakan skor lewat Chupete dan penalti Eneko Jauregi di menit ke-90, seperti dilansir dari Detik Sport.

Setelah pertandingan, Málaga bersiap menggelar adu penalti untuk menentukan juara, tetapi Fulham meninggalkan lapangan karena menganggap tidak ada kesepakatan adu penalti jika skor imbang.

"Kami menyatakan bahwa sebelum pertandingan, kedua tim sudah sepakat tidak akan ada adu penalti andaikata laga berakhir imbang," ujar Fulham dalam pernyataan resminya.

Sementara itu, Málaga mengklaim adu penalti memang sudah dijadwalkan dan Fulham meninggalkan lapangan karena alasan adu penalti tidak tercantum dalam kontrak pertandingan. Perbedaan ini memicu situasi unik di lapangan.

Málaga tetap melaksanakan eksekusi penalti. Eneko Jauregi maju dan menendang bola ke gawang Fulham yang sudah kosong, tanpa penjaga gawang, sehingga gol tersebut disahkan.

Málaga kemudian merayakan kemenangan dan mengklaim diri sebagai juara Trofeo Costa del Sol, meski tidak ada adu penalti normal antara kedua tim.

Drama semakin memanas saat pelatih Fulham, Álvaro Arbeloa, mendapat kartu merah karena memprotes keputusan wasit. Arbeloa baru ditunjuk sebagai manajer Fulham pada Juli 2026 menggantikan Marco Silva.

Partai ini menjadi salah satu laga terakhir Fulham sebelum memulai musim baru Premier League, sedangkan Málaga mempersiapkan diri untuk memulai musim 2026/2027 LaLiga menghadapi Atletico Madrid pada 19 Agustus.

Kesimpulannya, hasil imbang 2-2 menjadi sorotan kedua, karena insiden adu penalti dan keputusan Fulham meninggalkan lapangan yang memunculkan kontroversi soal juara turnamen.

Editors Team
Daisy Floren