Faktor Utama Penyebab Hancurnya Daulah Abbasiyah pada 1258 M
FajarBali.co.id Pada 9 Agustus 2026, menjadi momentum penting untuk mengenang faktor utama yang menyebabkan hancurnya Daulah Abbasiyah, sebuah kekhalifahan yang bertahan dari tahun 750 hingga 1258 Masehi. Runtuhnya kekhalifahan ini berpusat di Baghdad, ibu kotanya, ketika pasukan Mongol melakukan pengepungan besar pada tahun 1258 M yang mengakhiri era kejayaan Dinasti Abbasiyah.
1. Kemerosotan Internal dan Konflik Politik
Setelah masa kejayaan yang berlangsung dari abad ke-8 hingga ke-10 M, Daulah Abbasiyah mengalami kemunduran signifikan. Tahun 861 M menandai akhir zaman keemasan kekhalifahan ini, dengan konflik internal yang memecah belah kekuasaan dan melemahkan pemerintahan pusat. Pada tahun 1055 M, kekuasaan Abbasiyah menjadi tergantung pada Bangsa Seljuk yang mengambil alih kontrol atas Baghdad, menunjukkan lemahnya otoritas khalifah.
2. Korupsi dan Ketidakstabilan Ekonomi
Kondisi pemerintahan yang korup dan buruk dalam pengelolaan keuangan negara turut memperparah situasi. Ketidakmampuan khalifah dan para pejabat untuk mengelola sumber daya secara efektif menimbulkan ketidakpuasan dan kelemahan struktural yang berdampak pada kemampuan militer dan administratif Abbasiyah.
3. Ancaman Eksternal dari Mongol
Ancaman paling konkret datang dari luar, yaitu invasi pasukan Mongol yang dipimpin oleh Hulagu Khan. Pada tahun 1258 M, pasukan Mongol berhasil mengepung dan menaklukkan Baghdad, yang menjadi momen penanda runtuhnya Daulah Abbasiyah secara total. Penaklukan ini mengakhiri lebih dari lima abad kekhalifahan yang pernah menjadi pusat peradaban Islam dan ilmu pengetahuan.
Kronologi dan Dampak Keruntuhan
Gerakan Abbasiyah yang semula berhasil menaklukkan wilayah penting seperti Kufah dan Damaskus pada periode 747-750 M, mengalami kemunduran bertahap hingga akhirnya runtuh total pada 1258 M. Pengepungan Baghdad oleh Mongol tidak hanya menghancurkan pusat kekuasaan, tetapi juga menimbulkan kerusakan besar di bidang budaya dan sosial.
Menurut laporan Liputan6, pertempuran dan pengepungan ini merupakan puncak dari berbagai faktor yang sudah lama melemahkan kekhalifahan, termasuk perang saudara dan perebutan kekuasaan yang melemahkan stabilitas internal.
Analisis Historis Mengenai Penyebab Konflik Internal
Penyebab konflik dalam Daulah Abbasiyah antara lain karena perebutan kekuasaan antar keluarga dan pejabat, serta kurangnya pengelolaan yang baik oleh khalifah terakhir. Ketergantungan pada kekuatan militer luar seperti Seljuk juga menunjukkan penurunan kekuatan politik Abbasiyah yang berujung pada ketidakmampuan mempertahankan wilayahnya.
Faktor Lain yang Mempercepat Keruntuhan
- Perang saudara internal yang berkepanjangan
- Ketidakefektifan administrasi pemerintahan
- Melemahnya kekuatan militer pusat
- Serangan dan tekanan dari kekuatan asing, terutama Mongol
| Tahun | Peristiwa | Dampak |
|---|---|---|
| 750 M | Awal kekuasaan Daulah Abbasiyah | Kalahkan Dinasti Umayyah, bangun kekhalifahan baru |
| 861 M | Akhir zaman keemasan Abbasiyah | Mulai kemunduran politik dan ekonomi |
| 1055 M | Pengambilalihan Baghdad oleh Bangsa Seljuk | Khalifah hanya berkuasa simbolis |
| 1258 M | Pengepungan Baghdad oleh Mongol | Runtuhnya Daulah Abbasiyah |
"Runtuhnya Daulah Abbasiyah adalah hasil dari kombinasi faktor internal dan serangan eksternal yang tidak dapat diatasi oleh pemerintahan saat itu," ujar sejarawan dari Identif.id.
Dengan demikian, hancurnya Daulah Abbasiyah pada 1258 M merupakan puncak dari kemunduran internal yang berlangsung lama serta tekanan militer dari luar yang tak terelakkan, khususnya dari pasukan Mongol yang merebut Baghdad sebagai pusat kekuasaan Abbasiyah.