Enzo Maresca menegaskan semua pemain memulai dari nol di City

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Manchester City memasuki musim baru dengan pelatih Enzo Maresca menerapkan konsep reset yang menempatkan seluruh pemain pada level yang sama, setelah era Pep Guardiola berakhir di Etihad Stadium, demikian dilansir dari Bola. Maresca menyebut pramusim berpengaruh pada bursa transfer dan persaingan internal. Pelatih asal Italia itu mengatakan pesan tersebut ia sampaikan kepada semua anggota skuad, baik pemain yang musim lalu menjadi pilihan utama maupun mereka yang lebih sering berada di bangku cadangan, menurut dilansir dari Bola.

Dalam kerangka itu, status pemain tak otomatis aman meski telah lama menjadi bagian penting. "Satu-satunya hal yang saya katakan sejak mulai bekerja kepada para pemain adalah ini merupakan sebuah reset. Semuanya memulai dari level yang sama dan pramusim akan sedikit menentukan bursa transfer," ujar Maresca.

Dilansir dari Bola, pernyataan itu membuka peluang bagi sejumlah pemain yang sebelumnya dipertanyakan, termasuk Mateo Kovacic dan Nico Gonzalez, yang diyakini punya kesempatan lebih besar untuk bertahan dan memperjuangkan tempat di skuad.

"Divine adalah pemain bagus. Masalahnya kami memiliki begitu banyak pemain sehingga kami sudah melakukan banyak rotasi dan kesulitan menemukan menit bermain untuknya, untuk Floyd [Samba], untuk Xavi [Parker]," jelas Maresca. Dalam dua pertandingan persahabatan di bawah Maresca, Divine Mukasa menjadi salah satu pemain yang belum mendapatkan menit bermain, demikian dilansir dari Bola. Maresca juga menyebut ada tiga atau empat pemain yang belum tampil di laga uji coba, namun tetap berlatih bersama tim utama.

"Mereka terus berkembang. Satu-satunya masalah bagi mereka saat ini adalah jumlah pemain yang kami miliki," tambahnya. Selain soal rotasi, Maresca menilai pramusim penting untuk mengubah hierarki skuad melalui performa, sementara pemain senior juga harus membuktikan diri. Tantangan utamanya adalah menentukan kombinasi terbaik sekaligus mengelola skuad yang besar, demikian dilansir dari Bola.

Manchester City menjalani tur pramusim di Asia dan mengalahkan K-League All Stars 3-1 di Seoul melalui gol Rayan Ait-Nouri, Tijjani Reijnders, dan Divin Mubama, dilansir dari Bola. Setelah menghadapi Atletico Madrid, City kembali ke Inggris untuk menghadapi Arsenal dalam laga Community Shield di Cardiff. Sepekan setelahnya, Maresca menjalani pertandingan Premier League pertamanya sebagai pelatih City saat Bournemouth bertandang ke Etihad Stadium, demikian dilansir dari Bola. Dengan prinsip reset, pertandingan-pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi pemain untuk menunjukkan kelayakan mereka pada proyek baru Maresca.

Editors Team
Daisy Floren