Hansi Flick Berpeluang Raih Tiga Gelar La Liga Beruntun Bersama Barcelona
FajarBali.co.id Hansi Flick memulai musim ketiganya sebagai pelatih Barcelona dengan peluang besar untuk menorehkan prestasi langka dalam sejarah klub, yaitu meraih tiga gelar La Liga secara berturut-turut.
Dalam dua musim pertama, Flick telah membawa Barcelona memenangkan lima trofi utama, termasuk dua gelar La Liga, dua Piala Super Spanyol, serta satu Copa del Rey, yang mendapat apresiasi luas dari para penggemar dan pengamat sepak bola.
Jika pada musim 2026/2027 Barcelona kembali keluar sebagai juara La Liga, Flick akan menjadi pelatih ketiga yang mampu mencetak tiga gelar liga beruntun di klub tersebut, menyamai prestasi Pep Guardiola dan Johan Cruyff.
Johan Cruyff adalah pelatih pertama yang berhasil membawa Barcelona meraih empat gelar liga berturut-turut dari 1991 hingga 1994. Sementara Pep Guardiola menyamai dominasi itu dengan tiga gelar berturut-turut pada 2009, 2010, dan 2011.
Perbedaan utama antara Cruyff dan Guardiola adalah Cruyff membutuhkan waktu sebelum meraih gelar liga pertamanya, sedangkan Guardiola langsung meraih gelar pada tiga musim awalnya sebagai pelatih Barcelona. Flick kini berpeluang menyamai catatan Guardiola jika dia sukses mempertahankan gelar La Liga di musim ketiganya.
Musim ini, Barcelona menunjukkan performa positif dengan kemenangan awal atas Elche dan Athletic Club, menandakan kesiapan tim untuk mempertahankan gelar juara di bawah arahan Flick.
Sejauh ini, tujuh pelatih Barcelona sebelumnya juga pernah mencapai dua gelar liga beruntun, namun gagal membawa klub meraih gelar ketiga secara beruntun. Mereka adalah Frank Rijkaard, Ernesto Valverde, Luis Enrique, Louis van Gaal, Helenio Herrera, Fernando Daucik, dan Enrique Fernandez.
Keberhasilan Flick tidak hanya ditentukan oleh prestasi trofi, tetapi juga oleh konsistensi permainan dan dukungan skuad yang terdiri dari pemain kelas dunia hasil pengembangan akademi La Masia. Kondisi ini memberikan fondasi kuat bagi Flick untuk melanjutkan kiprahnya di Barcelona.
Prestasi ini, jika tercapai, akan menempatkan Flick sejajar dengan pelatih legendaris klub dan memperkuat reputasinya sebagai pelatih sukses di level tertinggi sepak bola Spanyol, sebagaimana dikutip dari Bola.