Twitter.now Diluncurkan untuk Menghidupkan Kembali Identitas Twitter Lama

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Twitter.now diluncurkan sebagai platform media sosial baru yang mencoba menghidupkan kembali identitas Twitter lama yang sudah diubah menjadi X oleh Elon Musk setelah pembelian pada 2022, menurut laporan dari Gadget.

Platform ini dibuat oleh Operation Bluebird, startup yang didirikan Stephen Coates, mantan penasihat hukum utama Twitter. Coates berpendapat bahwa X telah meninggalkan hak atas nama dan elemen merek Twitter, sehingga dia berusaha mendapatkan hak merek dagang tersebut sebelum meluncurkan Twitter.now.

Peluncuran Twitter.now sempat menghadapi tantangan hukum karena X meminta penghentian peluncuran terkait hak kekayaan intelektual. Namun, komentar hakim pada persidangan April 2026 memberikan kesempatan bagi Coates untuk melanjutkan rencana tersebut.

Twitter.now dirancang menyerupai Twitter versi lama, termasuk logo burung yang dimodifikasi dan fitur seperti reply dan retweet yang sudah dikenal pengguna sejak 2006. Platform ini menegaskan tidak memiliki hubungan dengan X Corp.

Salah satu fitur baru yang dibawa adalah sistem pengecekan fakta berbasis AI bernama Vera yang menggunakan teknologi Google Gemini. Sistem ini diklaim mampu menganalisis setiap postingan untuk mendeteksi informasi keliru. Saat ini, platform masih dalam tahap awal dengan pengguna terbatas.

Namun, saat ini Twitter.now tidak dapat diakses dan masih dalam status early access dengan biaya sekitar USD 20 atau Rp350 ribuan, menurut Gadget.

Editors Team
Daisy Floren