Harga Sembako di Jawa Timur Naik Turun pada 3 September 2026
FajarBali.co.id Harga sembako di Jawa Timur pada 3 September 2026 mengalami fluktuasi dengan beberapa komoditas mengalami kenaikan dan penurunan harga, menurut data Siskaperbapo. Perubahan harga ini berdampak langsung pada kebutuhan pokok masyarakat di wilayah tersebut.
Kenaikan Harga Komoditas
Beberapa bahan pokok mengalami kenaikan harga pada hari ini, yaitu minyak goreng curah, telur ayam, cabai keriting, dan cabai rawit. Kenaikan ini berpotensi menambah beban pengeluaran rumah tangga yang bergantung pada bahan-bahan tersebut.
Penurunan Harga Komoditas
Sementara itu, harga minyak goreng kemasan merek Minyakita, daging sapi, daging ayam, dan cabai besar justru mengalami penurunan. Penurunan ini dapat membantu meringankan sebagian kebutuhan pokok masyarakat.
Daftar Harga Sembako di Jawa Timur 3 September 2026
Sembako yang dimaksud adalah sembilan bahan pokok yang terdiri dari beras, gula pasir, minyak goreng dan mentega, daging sapi dan daging ayam, telur ayam, susu, bawang merah dan bawang putih, gas elpiji dan minyak tanah, serta garam.
| Komoditas | Harga (Rp/kg atau liter) |
|---|---|
| Beras Premium | 15.115 |
| Minyak Goreng Curah | Naik (nilai spesifik tidak tersedia) |
| Telur Ayam | Naik (nilai spesifik tidak tersedia) |
| Cabai Keriting | Naik (nilai spesifik tidak tersedia) |
| Cabai Rawit | Naik (nilai spesifik tidak tersedia) |
| Minyak Goreng Minyakita | Turun (nilai spesifik tidak tersedia) |
| Daging Sapi | Turun (nilai spesifik tidak tersedia) |
| Daging Ayam | Turun (nilai spesifik tidak tersedia) |
| Cabai Besar | Turun (nilai spesifik tidak tersedia) |
Konteks dan Dampak Fluktuasi Harga
Fluktuasi harga sembako yang terjadi dari hari ke hari ini tercatat oleh Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur. Kondisi pasar dan faktor pasokan menjadi penyebab utama naik turunnya harga berbagai komoditas pokok tersebut.
Menurut data tersebut, harga beras premium saat ini berada di angka Rp15.115 per kilogram, menjadi salah satu acuan penting bagi kebutuhan pokok masyarakat di wilayah ini. Kenaikan harga minyak goreng curah dan telur ayam khususnya menjadi perhatian karena kedua komoditas ini merupakan kebutuhan utama rumah tangga sehari-hari.
"Harga sembako memang sering mengalami fluktuasi, tetapi kami terus memantau agar pasokan tetap stabil dan harga tidak melambung terlalu tinggi," ujar seorang pejabat dari Dinas Perdagangan Jawa Timur.
Upaya Pemerintah dalam Menstabilkan Harga
Pemerintah daerah melalui Siskaperbapo terus melakukan pengawasan dan koordinasi dengan pasar tradisional dan distributor untuk menjaga kestabilan harga sembako. Langkah ini penting agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan dasar tanpa terbebani lonjakan harga yang signifikan.
Selain itu, penurunan harga beberapa komoditas seperti daging sapi dan daging ayam diharapkan dapat membantu menyeimbangkan pengeluaran masyarakat di tengah kenaikan harga lainnya.