Harga Sembako Naik Terdampak Kenaikan BBM Pada 13 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Harga sembako mengalami kenaikan signifikan pada Kamis, 13 Agustus 2026, di berbagai wilayah Indonesia, terutama terdampak oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan tarif angkutan barang. Kenaikan ini dirasakan langsung oleh konsumen di pasar tradisional maupun modern.

Kenaikan harga sembako ini mencakup berbagai komoditas pokok seperti beras, gula, dan daging ayam, yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Misalnya, harga beras premium di Jawa Timur naik sebesar 0,25% menjadi Rp15.074 per kilogram, sementara beras medium naik 0,40% menjadi Rp13.053 per kilogram pada tanggal 12 Agustus 2026, berdasarkan data Siskaperbapo Provinsi Jawa Timur. Selain itu, harga gula kristal putih berada pada Rp17.135 per kilogram dan minyak goreng curah mengalami kenaikan tipis 0,17% menjadi Rp20.288 per kilogram.

Beberapa komoditas seperti minyak goreng kemasan masih relatif stabil dengan harga mulai dari Rp12.000 sampai Rp14.800 per liter, serta minyak goreng jerigen 5 liter dijual sampai Rp67.000. Sementara itu, harga daging ayam di pasar tradisional juga mengalami fluktuasi, dengan harga yang beragam antar daerah.

Dampak Kenaikan BBM dan Tarif Angkutan Barang

Kenaikan harga BBM yang mulai diberlakukan beberapa waktu lalu menjadi faktor utama yang menyebabkan naiknya biaya distribusi barang, termasuk sembako. Tarif angkutan barang meningkat sehingga biaya logistik yang dibebankan ke pedagang dan produsen ikut naik. Kondisi ini kemudian berimbas pada harga eceran di pasar.

Data Harga Rata-Rata Sembako Terbaru

Berdasarkan monitoring real-time dari Econiq.id yang mengumpulkan data dari 34 provinsi, harga sembako menunjukkan tren kenaikan terutama pada komoditas daging ayam, bawang merah, dan cabai merah. Namun, beberapa bahan seperti tomat dan kentang masih relatif stabil.

Perbandingan Harga Sembako Hari Ini dengan Periode Sebelumnya

KomoditasHarga 12 Agustus 2026 (Rp/kg)Perubahan (%)
Beras Premium (Jatim)15.074+0,25
Beras Medium (Jatim)13.053+0,40
Gula Kristal Putih17.135
Minyak Goreng Curah20.288+0,17
Daging Ayam (Pasar Tradisional)Naik variatif

Tanggapan dan Saran dari Pemerintah dan Ahli

Menurut pengamat ekonomi pasar pangan, kenaikan harga sembako ini memang sudah diperkirakan seiring dengan kebijakan peningkatan harga BBM. Mereka menyarankan agar masyarakat dapat memantau harga secara rutin melalui platform resmi pemerintah dan Econiq.id agar dapat menyesuaikan pengeluaran dengan kondisi pasar terkini.

"Kenaikan harga bahan bakar secara langsung mempengaruhi biaya transportasi dan logistik yang berimbas pada harga sembako di pasar. Kami mendorong masyarakat untuk tetap cermat dalam berbelanja dan memanfaatkan informasi harga yang tersedia," ujar seorang analis pasar dari Econiq.id.

Beberapa pedagang mengaku mulai menyesuaikan stok dan harga jual mereka agar tidak terlalu memberatkan konsumen, terutama di pasar tradisional yang menjadi akses utama masyarakat kelas menengah ke bawah.

Update dan Cara Memantau Harga Sembako

Untuk memantau perkembangan harga sembako secara akurat dan real-time, warga disarankan menggunakan sumber data seperti Econiq.id yang menyediakan update harga dari berbagai daerah. Pemerintah juga rutin mengeluarkan laporan harga pangan melalui situs resmi Bank Indonesia dan Siskaperbapo Provinsi.

Dengan adanya kenaikan harga sembako saat ini, masyarakat diimbau untuk berbelanja dengan bijak dan menyesuaikan kebutuhan agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok secara optimal.

Harga Sembako Makin Pedas Cabai Rawit Merah Naik Tajam Jelang Iduladha | Official iNews
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Editors Team
Daisy Floren