Pierre-Emile Hojbjerg Dicopot Jadi Kapten Marseille Usai Tolak Transfer Newcastle
FajarBali.co.id Gelandang Pierre-Emile Hojbjerg kehilangan ban kapten Marseille setelah menolak pindah ke Newcastle United yang telah mencapai kesepakatan transfer senilai £15 juta, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Newcastle membutuhkan gelandang berpengalaman setelah melepas Bruno Guimaraes ke Arsenal. Namun, Hojbjerg menolak kembali ke Liga Premier Inggris meski klub sudah bersepakat dengan Marseille.
Keputusan Hojbjerg membuat manajemen Marseille kecewa karena klub berharap penjualan pemain tersebut dapat menambah pemasukan sekaligus mengurangi beban gaji.
Dalam laga uji coba melawan Atletico Madrid pada Jumat (14/8), Hojbjerg tetap bermain penuh selama 90 menit tetapi tidak lagi mengenakan ban kapten yang dialihkan kepada Timothy Weah.
Pencopotan status kapten Hojbjerg merupakan keputusan manajemen klub dan pemilik Marseille, Frank McCourt. Mereka ingin menegaskan bahwa kepentingan individu tidak boleh mengalahkan kepentingan klub, menurut laporan RMC Sport.
Pelatih Marseille, Bruno Genesio, tidak sepenuhnya setuju dengan keputusan tersebut dan menegaskan bahwa pencopotan ban kapten bukan keputusannya.
Masa depan Hojbjerg di Marseille kini belum jelas. Newcastle tampaknya bukan opsi setelah penolakan tersebut, meskipun ada klub lain yang tertarik.
Salah satu klub yang dikabarkan berminat adalah AC Milan. Klub Italia itu sedang melakukan perubahan skuad dan mungkin membutuhkan gelandang baru jika Youssouf Fofana meninggalkan San Siro.
Pelatih Milan, Ruben Amorim, disebutkan memasukkan Fofana, Fikayo Tomori, dan Christopher Nkunku dalam daftar pemain yang boleh dijual.