Shakhtar Donetsk Ajukan Stamford Bridge Sebagai Markas Liga Champions 2026

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Shakhtar Donetsk mengajukan permintaan untuk menggunakan stadion Stamford Bridge milik Chelsea sebagai markas kandang mereka pada Liga Champions musim 2026/2027, dilansir dari Bola.

Negosiasi antara Shakhtar dan Chelsea masih berlangsung, dengan hubungan kedua klub yang semakin kuat. Klub Ukraina tersebut telah kehilangan akses ke Donbas Arena sejak 2014 akibat aneksasi wilayah Donetsk yang didukung Rusia.

Shakhtar mempertimbangkan Stamford Bridge karena hubungan baik dengan Chelsea, termasuk transfer Mykhailo Mudryk ke Chelsea pada Januari 2023 dan keterlibatan bersama dalam proyek Game4Ukraine. Selain Stamford Bridge, Craven Cottage dan Gtech Community Stadium juga masuk opsi, namun Stamford Bridge menjadi favorit.

Shakhtar ingin bermain di Inggris agar lebih dekat dengan komunitas Ukraina di London yang diperkirakan berjumlah sekitar 32.000 orang. Hal ini diharapkan memudahkan warga Ukraina menyaksikan langsung laga mereka di Liga Champions.

Sejak invasi Rusia ke Ukraina, Shakhtar sudah 12 tahun tidak bisa memakai stadion kandang mereka sendiri. Kompetisi domestik tetap dimainkan di wilayah Ukraina yang bebas pendudukan, namun pertandingan Eropa mengharuskan mereka berpindah stadion.

Musim lalu, di Conference League, Shakhtar memakai stadion di Krakow, Polandia, dan Ljubljana, Slovenia secara bergantian. Kini, setelah menjuarai Liga Ukraina, mereka kembali ke Liga Champions langsung di fase grup.

Belum ada konfirmasi resmi dari Shakhtar maupun Chelsea mengenai penggunaan Stamford Bridge. Shakhtar menyatakan sedang bernegosiasi dengan beberapa venue di Inggris dan Jerman dan akan mengumumkan keputusan dalam waktu dekat.

Shakhtar merupakan salah satu dari dua klub Ukraina yang pernah menjuarai kompetisi Eropa dengan meraih Piala UEFA pada 2009 setelah mengalahkan Werder Bremen.

Editors Team
Daisy Floren