Iraola menuntut Isak dan Wirtz tampil lebih konsisten di Liverpool

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Pelatih Liverpool Andoni Iraola memberikan tantangan kepada Alexander Isak dan Florian Wirtz untuk meningkatkan performa pada musim 2026/2027. Dilansir dari Bola, kedua pemain direkrut pada musim panas lalu dengan nilai lebih dari 300 juta dolar AS dan kini diminta memenuhi ekspektasi di Anfield.

Liverpool mengeluarkan lebih dari 300 juta dolar AS atau sekitar Rp5,3 triliun untuk mendatangkan Isak dan Wirtz pada musim panas lalu, tetapi keduanya belum menunjukkan performa sesuai harapan di musim debut mereka. Dilansir dari Bola, Wirtz mencatat 15 kontribusi gol di seluruh kompetisi, sementara Isak hanya mencetak empat gol dari 22 penampilan setelah patah kaki.

Andoni Iraola menyoroti kebugaran sebagai faktor penting perkembangan Alexander Isak di Liverpool. Dilansir dari Bola, ketersediaan bermain menjadi langkah awal agar pemain bisa menaikkan level kontribusinya.

"Saya pikir ini adalah musim yang sangat penting bagi Alexander. Dia tahu, pada akhirnya ada dua hal. Pertama adalah ketersediaan bermain, karena tanpa itu kami tidak bisa mendapatkan hal kedua, yaitu level performa," ujar Iraola.

Ia menekankan tujuan pertama memastikan Isak dalam kondisi yang baik agar selalu tersedia dan kualitasnya terlihat lewat konsistensi tanpa gangguan kebugaran. Dilansir dari Bola, Iraola yakin pramusim menunjukkan kemampuan Isak untuk memberikan ancaman di lapangan.

"Menurut saya, ini harus menjadi tujuan pertama kami, memastikan dia berada dalam kondisi yang baik untuk bisa selalu tersedia. Saya yakin jika kami mampu melakukan itu, dia akan tampil bagus karena dia sangat baik selama pramusim," lanjutnya.

Iraola menegaskan jika Isak bisa dijaga tetap siap, ia menargetkan kontribusi gol yang lebih konsisten dan menambah daya ancam Liverpool. Dilansir dari Bola, pelatih tersebut menyatakan tidak meragukan level Isak.

"Jika kami bisa menjaganya dalam kondisi yang baik, dia akan mencetak gol dan menjadi ancaman. Saya tidak meragukan levelnya," tegas Iraola.

Kesempatan pertama Isak untuk membuktikan diri dijadwalkan saat Liverpool bertandang ke markas Newcastle United dalam laga pembuka Premier League. Dilansir dari Bola, pertandingan itu menjadi kali pertama Isak kembali ke St. James' Park di ajang Premier League setelah meninggalkan Newcastle.

Iraola juga memberikan perhatian khusus kepada Florian Wirtz, memuji pemahaman permainan namun meminta pemain lebih sabar saat berada di lapangan. Dilansir dari Bola, pelatih menilai Wirtz kadang terlalu ingin terlibat dan terus menyentuh bola.

"Florian memahami permainan dengan sangat baik, baik ketika menguasai bola maupun tanpa bola. Dia memahami ruang yang harus ditempati, siapa yang menjaganya, bagaimana dia harus bergerak, dan bagaimana menyulitkan lawan," ulas Iraola kepada Men in Blazers.

Menurut Iraola, ia kadang harus mengingatkan Wirtz untuk menjaga jarak, menunggu, dan memberi waktu agar permainan datang, lalu baru mengeksekusi momen untuk menyulitkan lawan. Dilansir dari Bola, setelah itu Wirtz dinilai bisa memberi dampak.

"Kadang-kadang dia terlalu tertarik pada bola karena ingin terlibat dan terus menyentuh bola. Terkadang saya harus mengatakan kepadanya untuk menjaga jarak, menunggu, dan sedikit lebih sabar agar permainan datang kepadanya. Setelah itu, dia bisa menyakiti lawan," lanjutnya.

Iraola tetap memberi pujian atas antusiasme Wirtz dalam memahami permainan dan menggambarkan cara berpikirnya melalui pertanyaan yang ia ajukan. Dilansir dari Bola, ia menilai hal itu bisa langsung dirasakan dalam perkembangan di lapangan.

"Saya pikir dia mencintai permainan ini. Dia mengajukan pertanyaan yang tepat dan Anda bisa langsung merasakannya," ujar Iraola.

Dilansir dari Bola, pada musim lalu Wirtz lebih sering dimainkan dari sisi kiri oleh Arne Slot, tetapi Iraola memastikan pemain tersebut akan ditempatkan sebagai gelandang serang pada musim ini saat mempersiapkan langkah berikutnya bersama Liverpool.

Editors Team
Daisy Floren