Kevin Diks Soroti Kekalahan Borussia Monchengladbach dari RB Leipzig di Bundesliga
FajarBali.co.id Kevin Diks, bek Timnas Indonesia, memberikan komentar terkait kekalahan Borussia Monchengladbach 0-3 atas RB Leipzig pada pekan pertama Bundesliga 2026/2027 di Red Bull Arena Stadium, Sabtu malam (29/8/2026) WIB, seperti dilansir dari Bola.
Dalam pertandingan tersebut, gol-gol dari Ridle Baku, Antonio Nusa, dan mantan pemain Gladbach, Rocco Reitz, membawa Leipzig menang tanpa balas.
Diks bermain penuh sepanjang laga dengan catatan 68 sentuhan, 93 persen akurasi passing, dua tekel, empat sapuan, dan tiga kali recoveries. Hasil ini menempatkan Monchengladbach sementara di peringkat kedua terbawah klasemen.
Meski menguasai bola 53 persen dan memiliki akurasi operan 87 persen, Monchengladbach gagal memanfaatkan peluang dengan efektif. Kevin Diks menilai timnya kurang tajam di depan gawang.
"Jelas, bukan seperti ini awal musim yang kami bayangkan. Kami bermain dengan baik, terutama di babak pertama. Pertandingan berlangsung terbuka dan kedua tim memiliki peluang, meskipun Leipzig mungkin memiliki kesempatan yang lebih baik," ujar Kevin Diks.
"Kami telah bekerja keras selama pramusim dan hal itu terlihat di babak pertama, saat kami mampu menguasai bola dengan baik dan mendominasi permainan. Kekurangan kami adalah ketajaman di depan gawang. Saat peluang datang, kami harus lebih klinis dan memanfaatkannya dengan lebih baik," tambah pemain berusia 29 tahun tersebut.
Pelatih Borussia Monchengladbach, Eugen Polanski, juga mengakui timnya kurang efektif dalam menyelesaikan peluang yang ada.
"Leipzig layak menang. Di babak pertama, baik saat menguasai maupun tidak menguasai bola, kami melihat banyak hal yang mencerminkan gaya permainan yang kami inginkan musim ini. Kita juga harus menerima kenyataan bahwa tidak mungkin mengatasi setiap situasi dengan sempurna," kata Eugen Polanski.
"Kekurangan kami adalah kurangnya ketajaman di sepertiga akhir lapangan. Ada beberapa situasi di mana kami seharusnya bisa memanfaatkan alur serangan dengan lebih efektif. Akibatnya, kami memainkan sepak bola yang bagus namun tidak membuahkan hasil di papan skor," lanjut pelatih itu.
Polanski menyoroti penurunan performa timnya di babak kedua, terutama dalam 25 menit awal yang dianggapnya seperti tidak hadir di lapangan.
"Babak kedua benar-benar berbeda. Selama 25 menit pertama, kami seolah tidak hadir dalam permainan. Energi kami sangat minim dan jarak antar-pemain terlalu lebar, baik saat menguasai maupun tidak menguasai bola. Kami kemudian dua kali kehilangan bola, dan Leipzig melakukan transisi dengan sangat baik serta menunjukkan kualitas mereka," ujar Polanski.
Monchengladbach selanjutnya akan menghadapi tim promosi Elversberg di kandang sendiri Borussia-Park, Sabtu (5/9/2026) malam WIB. Elversberg sempat membuat kejutan dengan mengalahkan Bayer Leverkusen pada pekan pertama Bundesliga.