De Zerbi mengungkap Richarlison Danso dan Sarr diminta pergi

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Roberto De Zerbi mengungkapkan Richarlison, Kevin Danso, dan Pape Matar Sarr meminta meninggalkan Tottenham, yang kemudian menelan kekalahan 0-2 saat menjamu Newcastle United pada Sabtu 30-8-2026, dilansir dari Bola.

Tiga pemain itu tidak masuk skuad, sementara Sarr tidak dalam kondisi sepenuhnya fit karena masalah hamstring, kata De Zerbi, dilansir dari Bola.

De Zerbi memastikan ketiganya akan mendapat kesempatan mencari klub baru sebelum bursa transfer ditutup pada Selasa atau 1 September 2026, menurut laporan Bola.

"Richarlison, saya tidak tahu. Dia sudah terlalu sering mengatakan ingin pergi. Danso datang kepada saya dua hari lalu dan mengatakan ingin pergi.

Pape Sarr juga sama, tetapi dia mengalami cedera kecil. Dia hampir siap untuk berlatih," ujar De Zerbi, dilansir dari Bola.

De Zerbi mengatakan hubungan kerja ketiganya baik dan mereka juga dinilainya sebagai pribadi yang baik, tetapi keputusan tergantung solusi ekonomi untuk klub.

"Saya mencintai para pemain ini dan mereka adalah orang-orang hebat. Saya memiliki hubungan yang sangat baik. Tetapi, jika mereka ingin pergi, mereka harus membawa solusi ekonomi kepada klub, dan mereka bisa pergi lalu kami mencari pemain lain," lanjut De Zerbi, dilansir dari Bola.

Tottenham memulai dua laga liga dengan kekalahan tanpa gol, kondisi pertama sejak 1974, setelah mengeluarkan sekitar 380 juta paun untuk delapan pemain baru musim panas ini, demikian laporan Bola.

"Tidak ada kepanikan. Saya tahu ke mana kami akan pergi dan apa rencananya. Saya meminta maaf kepada para fan atas hasil ini.

Kami harus berkembang. Kami harus bekerja keras di lapangan dan menemukan koneksi antarpemain," kata De Zerbi, dilansir dari Bola.

Pelatih asal Italia itu juga meminta suporter tidak menyamakan situasi saat ini dengan dua musim sebelumnya, seraya menyatakan tidak berubah hanya karena dua kekalahan.

"Saya meminta maaf kepada para fan atas suasananya karena setelah dua kekalahan, mungkin ada yang berpikir ini adalah cerita yang sama, sama seperti dua musim terakhir. Saya tidak ragu bahwa ini tidak seperti itu. Saya tidak bisa mengubah pendapat saya hanya karena dua kekalahan," ujarnya, dilansir dari Bola.

De Zerbi menilai Tottenham masih perlu membangun koneksi antarpemain dan meningkatkan aspek permainan, serta menyebut ruang bertahan serta jarak antara lini depan, belakang, dan tengah masih perlu dibentuk, dilansir dari Bola.

"Saya memiliki kepercayaan yang sangat, sangat besar terhadap kualitas para pemain saya. Pada akhirnya, ketika kami menjadi sebuah tim, ketika kami meningkatkan koneksi antarpemain, ketika kami meningkatkan kualitas pemain, ruang bertahan, serta jarak antara penyerang, bek, dan gelandang, ketika kami membentuk sebuah tim, dengan saya atau pelatih lain, tidak ada yang berubah karena mereka adalah kelompok pemain yang terlalu bagus," tutur De Zerbi, dilansir dari Bola.

De Zerbi juga menyayangkan kondisi yang membuat Tottenham belum siap meski sedang membangun skuad hebat, menurut Bola.

"Saya meminta maaf kepada klub karena mereka sedang membangun skuad yang hebat. Tetapi, mungkin sekarang kami belum siap. Untuk banyak, banyak alasan, kami belum siap," ujarnya, dilansir dari Bola.

Editors Team
Daisy Floren