Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Turun pada 12 Agustus 2026
FajarBali.co.id Kurs dolar AS di Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI) tercatat mengalami penurunan pada hari Rabu, 12 Agustus 2026, seiring dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terjadi pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Kurs Dolar di BCA
Pada 12 Agustus 2026, kurs jual dolar AS di BCA tercatat mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Pada Selasa (11/8), rupiah melemah ke Rp17.796 per USD, dan hal ini tercermin pada harga jual dan beli dolar di BCA yang menyesuaikan tren pelemahan tersebut.
Kurs Dolar di Bank Mandiri, BRI, dan BNI
Bank Mandiri, BRI, dan BNI juga mencatat penurunan kurs dolar AS pada hari yang sama. Penurunan ini mengikuti dinamika pasar valuta asing yang dipengaruhi oleh penguatan indeks dolar AS yang mencapai 99,67 pada 10 Agustus 2026.
Konteks Pasar dan Faktor Penyebab
Nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah keputusan The Fed yang memotong suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin pada November 2025 ke kisaran 3,75%–4,00%. Meskipun pemotongan suku bunga biasanya mendorong penguatan mata uang domestik, sentimen pasar global dan perubahan indeks dolar AS tetap menjadi faktor dominan yang memengaruhi fluktuasi rupiah.
Berdasarkan data pasar valuta asing Asia pada 10 Agustus 2026, mata uang Asia lainnya seperti Yuan China dan Baht Thailand menguat, sementara Yen Jepang dan Won Korea Selatan melemah. Hal ini menunjukkan dinamika regional yang kompleks yang turut memengaruhi pergerakan rupiah dan kurs dolar di bank-bank besar Indonesia.
Perbandingan dan Prediksi Nilai Tukar Rupiah
Jika dibandingkan dengan 10 Agustus 2026, rupiah yang sebelumnya menguat 0,15% ke Rp17.897 per USD, kini kembali melemah. Prediksi pekan depan menunjukkan rupiah akan berfluktuasi dalam kisaran Rp17.850 hingga Rp18.150 per USD, mencerminkan ketidakpastian pasar.
Berikut tabel kurs jual beli dolar AS di bank-bank besar pada 11 dan 12 Agustus 2026:
| Bank | 11 Agustus 2026 (Rp) | 12 Agustus 2026 (Rp) |
|---|---|---|
| BCA | 17.796 (jual) | 17.780 (jual) |
| Bank Mandiri | 17.800 (jual) | 17.785 (jual) |
| BRI | 17.795 (jual) | 17.770 (jual) |
| BNI | 17.798 (jual) | 17.775 (jual) |
Dampak dan Reaksi Pasar
Penurunan kurs dolar di bank-bank besar ini menyebabkan fluktuasi dalam transaksi valuta asing harian nasabah dan pelaku usaha. Pelaku pasar dan analis keuangan memperkirakan bahwa volatilitas rupiah akan terus berlanjut selama faktor global seperti kebijakan The Fed dan kondisi ekonomi dunia belum stabil.
"Fluktuasi nilai tukar rupiah yang terjadi saat ini sangat dipengaruhi oleh pergerakan indeks dolar AS dan kebijakan suku bunga The Fed," kata seorang analis pasar valuta asing di Jakarta.
Nasabah disarankan untuk terus memantau pergerakan kurs di bank-bank besar guna mengambil keputusan keuangan yang tepat seiring ketidakpastian pasar valuta asing saat ini.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.