Kurs Dollar AS Tembus Rp17.830 pada 1 September 2026 di BI dan BCA

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Kurs dollar AS (USD) terhadap rupiah (IDR) pada Selasa, 1 September 2026, menunjukkan nilai jual tertinggi mencapai Rp17.830 di beberapa lembaga keuangan utama di Indonesia. Data transaksi yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Bank Central Asia (BCA) mengindikasikan fluktuasi nilai tukar yang signifikan dalam pasar valuta asing domestik pada hari ini.

Berdasarkan data resmi Bank Indonesia pada 1 September 2026, kurs jual dollar AS berada di angka Rp17.834,73, sedangkan kurs beli tercatat Rp17.657,27. Sementara itu, BCA mencatat kurs jual dollar AS di angka Rp17.830 untuk transaksi bank notes dan TT counter, dengan harga beli yang beragam mulai Rp17.550 hingga Rp17.705.

Pergerakan nilai tukar ini menjadi perhatian pelaku pasar karena memberikan gambaran terkini mengenai kekuatan dollar terhadap rupiah, yang berkaitan erat dengan dinamika ekonomi global dan kebijakan moneter dalam negeri. Nilai tukar dollar hari ini juga dibandingkan dengan rata-rata 30 dan 90 hari terakhir yang masing-masing berada di kisaran Rp17.807,25 dan Rp17.913,28, menunjukkan penurunan tipis dari level tertinggi 30 hari yang mencapai Rp18.030,80.

Kurs di Bank Indonesia

Bank Indonesia sebagai otoritas moneter menetapkan kurs transaksi dollar AS dengan kurs jual Rp17.834,73 dan kurs beli Rp17.657,27. Angka ini mengindikasikan posisi dollar yang relatif stabil terhadap rupiah pada perdagangan hari ini.

Kurs di Bank Central Asia (BCA)

BCA melaporkan kurs e-rate untuk pembelian dollar sebesar Rp17.705 dan kurs jual sebesar Rp17.725. Sedangkan untuk transaksi TT counter dan bank notes, kurs beli dan jual berada pada rentang Rp17.550 hingga Rp17.830.

Konteks Pergerakan Nilai Tukar

Nilai tukar dollar terhadap rupiah pada hari ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk perkembangan ekonomi global, kebijakan moneter AS, serta kondisi pasar dalam negeri. Fluktuasi ini berpengaruh langsung pada sektor perdagangan, investasi, dan aktivitas ekonomi lainnya yang menggunakan mata uang asing sebagai acuan.

Perbandingan nilai tukar hari ini dengan data historis 30 dan 90 hari terakhir menunjukkan adanya tren penurunan nilai dollar terhadap rupiah, meskipun masih berada di atas level rata-rata 30 hari terakhir. Hal ini mencerminkan pergerakan pasar yang adaptif terhadap berbagai berita ekonomi dan kebijakan fiskal terbaru.

Dampak dan Tanggapan Pelaku Pasar

Nilai Tukar Rupiah Menguat Terhadap USD Seiring Rebound IHSG | 2ND SESSION CLOSING | IDX CHANNEL

Menurut analis pasar valuta asing, kurs dollar yang berada di kisaran Rp17.830 pada 1 September 2026 menunjukkan adanya tekanan dari penguatan rupiah yang dipicu oleh membaiknya neraca perdagangan dan stabilitas ekonomi domestik.

"Kurs dollar yang relatif stabil mencerminkan sentimen positif dari investor terhadap kondisi ekonomi Indonesia saat ini," ujar seorang pengamat ekonomi dari lembaga riset pasar keuangan.

Pelaku pasar disarankan untuk terus memantau perkembangan nilai tukar dan risiko trading forex yang terkait dengan volatilitas mata uang asing.

Informasi Tambahan dan Disclaimer

Data kurs dollar hari ini bersumber dari laporan resmi Bank Indonesia dan Bank Central Asia (BCA) per tanggal 1 September 2026. Nilai tukar dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dinamika pasar valuta asing global dan domestik.

"Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan terkait nilai tukar dan transaksi forex."

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed