Liverpool Kalah 2-4 dari Leeds United di Tur Pramusim Amerika Serikat
FajarBali.co.id Liverpool menutup tur pramusim mereka di Amerika Serikat dengan kekalahan 2-4 dari Leeds United di Soldier Field, Chicago, Senin dini hari WIB, meski sempat unggul dua gol di babak pertama.
Gol Liverpool dicetak oleh Luke Chambers dan Florian Wirtz, sementara Leeds membalas dengan empat gol lewat Brenden Aaronson, dua gol Dominic Calvert-Lewin, dan Sean Longstaff, seperti dilansir dari Bola.
Pelatih Liverpool, Andoni Iraola, menyebut pertandingan tersebut sebagai uji coba paling berguna selama tur pramusim, walau hasil akhirnya mengecewakan.
"Hasilnya memang bukan yang kami inginkan, tetapi mungkin ini adalah pertandingan uji coba yang paling berguna bagi kami," ujar Iraola.
Ia menambahkan bahwa tim mendapatkan banyak pelajaran, terutama dari babak kedua yang menunjukkan beberapa kekurangan.
"Kami belajar banyak dari pertandingan hari ini. Kami bisa mengambil banyak kesimpulan dan memperbaiki beberapa hal," tambah pelatih asal Spanyol itu.
Pertandingan ini juga menjadi debut pramusim bagi Florian Wirtz, Alexander Isak, dan Ryan Gravenberch yang masing-masing bermain selama 45 menit sebagai bagian dari program peningkatan kebugaran.
Iraola mengaku puas dengan kontribusi ketiganya, terutama Wirtz dan Isak yang tampil pada babak pertama saat Liverpool masih mengendalikan permainan.
"Saya pikir mereka bermain sangat baik. Itu adalah 45 menit pertama mereka pada pramusim ini. Florian dan Alex menjalani pertandingan yang lebih baik karena tampil pada babak pertama," kata Iraola.
Gravenberch bermain pada babak kedua saat Leeds mulai dominan, sehingga mendapat tantangan lebih besar.
Di tengah pertandingan, bek Jeremie Frimpong sempat meminta diganti karena kelelahan, namun Iraola memastikan tidak ada cedera serius.
"Jeremie meminta diganti, tetapi saya rasa itu bukan cedera. Hanya sedikit kelelahan atau beban berlebih," jelas Iraola.
Pelatih itu juga mengapresiasi dukungan besar dari suporter Liverpool di Amerika Serikat selama tur berlangsung.
"Anda bisa langsung melihat bahwa ini adalah klub yang sangat besar, dengan dukungan suporter yang luar biasa bahkan di luar negeri," ujar Iraola.
Fokus Liverpool kini beralih ke persiapan menghadapi musim 2026/2027 dengan target performa terbaik dan hasil positif saat kompetisi resmi dimulai.