Luka Modric Ungkap Kesalahan Fatal AC Milan Gagal ke Liga Champions
FajarBali.co.id Luka Modric menyatakan kekecewaannya atas kegagalan AC Milan lolos ke Liga Champions musim 2025/2026 karena satu kesalahan fatal yang terjadi pada akhir musim, menurut dilansir dari Bola.
Musim tersebut awalnya menjanjikan dengan Milan sempat berada di posisi kedua Serie A dan bersaing ketat dengan Inter Milan untuk gelar Scudetto. Namun, mereka akhirnya finis kelima dan gagal masuk Liga Champions.
Modric, yang baru memperpanjang kontrak satu musim, juga menyesali cedera tulang pipi yang membuatnya absen di momen krusial akhir musim lalu.
"Saya sangat senang bisa kembali. Saya menikmati musim lalu, meskipun akhirnya tidak berjalan sesuai harapan," ujar Modric kepada La Gazzetta dello Sport.
Modric menyebut target minimum klub adalah lolos ke Liga Champions, sehingga hasil ini sangat mengecewakan.
"Sayangnya kami menutup musim dengan buruk dan gagal mencapai target minimum, yakni lolos ke Liga Champions. Itu sangat membuat frustrasi," kata Modric.
Dia juga kecewa karena cedera membuatnya tidak bisa membantu tim di laga penting.
"Saya kecewa tidak bisa membantu tim dalam laga-laga paling penting di akhir musim karena cedera. Itulah alasan saya ingin kembali. Saya berharap bisa menjalani musim yang lebih baik dan memenangkan sesuatu bersama Milan."
Modric membantah anggapan bahwa ia bertahan karena ingin menghindari akhir karier buruk, melainkan karena merasa dihargai oleh klub dan suporter.
"Bukan itu alasannya. Saya bertahan karena merasa sangat bahagia di sini. Klub dan para suporter menunjukkan kasih sayang yang luar biasa kepada saya," ujar Modric.
"Klub juga memperlihatkan bahwa mereka benar-benar menginginkan saya tetap di sini. Saya masih memiliki gairah dan semangat yang sama untuk bermain sepak bola. Saya ingin menikmati permainan dan membantu Milan menjalani musim yang lebih baik, terutama dengan akhir musim yang jauh lebih positif."
Modric menilai kesalahan terbesar Milan adalah kehilangan fokus setelah peluang Scudetto menipis, karena terlalu percaya diri tiket Liga Champions sudah aman.
"Kami harus belajar dari kesalahan. Sampai pertandingan melawan Lazio, kami masih bersaing dalam perebutan gelar," ujar Modric.
"Setelah menyadari Scudetto akan sulit diraih, mungkin kami sedikit mengendur karena merasa sudah aman di posisi Liga Champions. Itu adalah kesalahan besar."
Modric juga menjelaskan bahwa niat memperpanjang kontrak sudah lama ada, tapi dia menunggu kondisi fisik dan motivasi tetap optimal sebelum menandatangani kontrak baru.