Manchester United Jalani Bursa Transfer Musim Panas dengan Pendekatan Efektif

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Bola.com, Jakarta - Manchester United dinilai menjalani bursa transfer musim panas yang sangat baik, meski tidak mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan pemain-pemain yang mencuri perhatian.

Mantan CEO Everton, Keith Wyness, menilai pendekatan tersebut justru bisa memberikan dampak positif bagi skuad asuhan Michael Carrick.

Hingga saat ini, MU baru mendatangkan tiga pemain pada musim panas ini. Andrey Santos menjadi rekrutan termahal dengan nilai transfer 50 juta paun.

Selain Santos, Manchester United merekrut Youri Tielemans dan Karl Darlow.

Carrick diperkirakan masih akan mengandalkan sebagian besar skuad yang dimilikinya musim lalu, kecuali jika terjadi aktivitas transfer tambahan pada akhir bursa.

Setelah membawa MU kembali ke Liga Champions pada akhir musim 2025/2026, Carrick dinilai punya peluang untuk mengulang pencapaian tersebut pada musim 2026/2027.

Tinggalkan Kebiasaan Boros

Wyness, yang menjabat sebagai CEO Everton pada 2004 hingga 2009 dan kini menjalankan konsultan sepak bola untuk klub-klub elite, menilai MU telah meninggalkan kebiasaan mengeluarkan banyak uang seperti pada bursa transfer sebelumnya.

Menurutnya, MU kini menunjukkan lebih banyak disiplin dengan memilih pemain secara tepat daripada sekadar mengeluarkan biaya besar.

Pendekatan tersebut diyakini dapat membuat suasana di dalam skuad menjadi lebih solid.

"Saya pikir mereka akan kembali berkembang. Saya cukup optimistis terhadap Manchester United saat ini," ujar Wyness dalam podcast "Inside Track milik Football Insider".

"Saya pikir ini menjadi bursa transfer yang sangat baik bagi mereka karena menunjukkan disiplin dan membeli dengan baik, bukan membeli dengan harga besar. Kita sudah melihat angka utang yang mereka miliki. Hal itu memang harus dihentikan pada suatu titik," ulasnya.

Pemain Secure

Wyness juga menilai kebijakan tersebut dapat membuat para pemain merasa lebih aman karena tidak terus-menerus menghadapi kemungkinan kedatangan pemain baru dengan nilai transfer besar yang bisa mengambil tempat mereka.

"Saya pikir itu juga akan membantu membangun skuad yang lebih kompak, lebih erat, dan tidak merasa posisi mereka bisa digantikan kapan saja oleh pemain dengan harga mahal," lanjutnya.

"Jadi, saya pikir hal itu akan membantu membangun kebersamaan dan kerja sama tim. Saya juga pikir Carrick adalah orang yang tepat untuk melakukannya. Saya tidak melihat mereka akan menjuarai liga, tetapi mereka akan terus berkembang dan tampil cukup baik."

"Saya melihatnya sebagai bursa transfer yang sangat positif bagi Manchester United dan pembalikan dari beberapa hal bodoh yang mereka lakukan dalam beberapa tahun terakhir," imbuh Wyness.

Incar Bek Kiri Club Brugge

MU juga masih berupaya mendatangkan bek kiri sebelum bursa transfer ditutup.

Mantan kepala pencari bakat MU, Mick Brown, sebelumnya mengungkapkan bahwa Setan Merah telah menjadikan bek kiri Club Brugge, Joaquin Seys, sebagai target ideal.

MU sempat mengejar Lewis Hall dari Newcastle dalam beberapa pekan terakhir. Namun, Brown menilai transfer tersebut saat ini terlalu rumit untuk diwujudkan.

Seys dipandang sebagai pemain dengan potensi besar. Brown menyebut MU telah memantau perkembangan pemain berusia 21 tahun itu dalam beberapa bulan terakhir.

Jika bergabung, Seys kemungkinan lebih dulu menjadi pelapis Luke Shaw. MU telah menjadikan perekrutan bek kiri sebagai satu di antara prioritas sejak awal musim panas.

Editors Team
Daisy Floren