Harga Sembako Hari Ini 17 Agustus 2026 Naik Tipis di Pasar Tradisional
FajarBali.co.id Harga sembako hari ini, 17 Agustus 2026, di pasar tradisional mengalami kenaikan tipis, terutama pada minyak goreng dan cabai. Kenaikan ini memengaruhi daya beli masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Minyak goreng kemasan merek Avena 1 liter tercatat Rp12.000, naik dibandingkan harga minggu lalu yang sekitar Rp11.800. Varian minyak goreng lain seperti Bimoli 2 liter klasik juga naik menjadi Rp24.500 dari sebelumnya Rp24.000. Sedangkan minyak goreng Sania 5 liter mencapai Rp67.000, sedikit naik dari harga bulan lalu Rp65.500. Harga minyak goreng yang naik ini menjadi perhatian bagi konsumen dan pedagang.
Kenaikan harga cabai dan bawang turut menjadi faktor pengerek harga sembako secara keseluruhan. Harga cabai rawit merah tercatat Rp62.650 per kilogram, lebih tinggi dibandingkan Rp60.000 sebulan lalu. Harga bawang merah dan bawang putih juga menunjukkan peningkatan sekitar 5% hingga 7% dibanding sebelumnya, memicu kenaikan biaya bahan pokok lainnya seperti sayur dan lauk-pauk.
Minyak Goreng
Berdasarkan data dari hargakomoditas.com dan hargacampur.com, rincian harga minyak goreng pada 17 Agustus 2026 adalah:
- Avena 1 liter: Rp12.000
- Avena 2 liter: Rp23.500
- Avena 5 liter jerigen: Rp63.000
- Bimoli 1000 ml: Rp14.800
- Bimoli 2 liter klasik: Rp24.500
- Bimoli 2 liter non kolesterol: Rp22.700
- Bimoli refill 2 liter: Rp26.200
- Filma 1 liter refill: Rp13.000
- Sania 1 liter pouch: Rp13.800
- Sania 5 liter: Rp67.000
- Hemart 2000 ml: Rp21.000
Cabai dan Bawang
Harga cabai rawit merah per kilogram mencapai Rp62.650, sementara bawang merah dan bawang putih masing-masing berada pada kisaran Rp25.000 hingga Rp27.000 per kilogram. Hal ini menyebabkan tekanan pada harga kebutuhan pokok lain di pasar.
Beras dan Telur Ayam
Daftar harga beras terbaru menunjukkan harga stabil dengan beras premium di kisaran Rp12.000 hingga Rp14.000 per kilogram. Harga telur ayam terkini di pasar berada di sekitar Rp29.400 per kilogram, tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan minggu lalu.
Pengaruh Kenaikan BBM terhadap Harga Sembako
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sejak beberapa bulan terakhir memberikan dampak lanjutan pada sektor distribusi sembako. Biaya logistik yang meningkat membuat harga beberapa komoditas pokok naik tipis, terutama di daerah yang jauh dari pusat distribusi.
Menurut pengamat ekonomi dari Econiq.id, kenaikan harga sembako ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor cuaca yang mempengaruhi produksi pertanian dan tekanan biaya distribusi akibat kenaikan BBM. Masyarakat diimbau untuk memantau harga sembako secara rutin melalui sumber resmi pemerintah agar dapat berbelanja dengan bijak.
"Harga sembako hari ini menunjukkan tren kenaikan tipis, terutama minyak goreng dan cabai yang menjadi komoditas utama masyarakat," ujar Kepala Divisi Data Harga Komoditas dari hargakomoditas.com.
Memantau Harga Sembako Secara Berkala
Untuk mengantisipasi fluktuasi harga sembako, pemerintah bersama lembaga pemantau harga seperti Siskaperbapo Jatim menyediakan data harga kebutuhan pokok secara harian dan transparan. Konsumen dapat memanfaatkan layanan ini untuk mendapatkan informasi harga terkini dan perbandingan harga antar pasar.
| Komoditas | Harga (Rp) | Perbandingan Minggu Lalu (Rp) |
|---|---|---|
| Minyak Goreng Avena 1 liter | 12.000 | 11.800 |
| Cabai Rawit Merah (kg) | 62.650 | 60.000 |
| Telur Ayam (kg) | 29.400 | 29.400 |
| Beras Premium (kg) | 13.000 | 13.000 |
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.