Naufal Adya Fairuski Mulai Jalur Menuju Wasit Internasional AFC

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Wasit muda Indonesia, Naufal Adya Fairuski, yang kini berstatus AFC Elite, mulai memiliki kesempatan untuk memimpin pertandingan sepak bola di level internasional, dilansir dari Bola.

Namun, perjalanan Naufal menuju Piala Dunia masih membutuhkan proses panjang. Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, menjelaskan bahwa Naufal harus melalui beberapa tahapan kompetisi sebelum mencapai level tertinggi.

Naufal, yang berusia 26 tahun, telah memimpin 68 pertandingan dengan catatan 227 kartu kuning, enam kartu kuning-merah, sembilan kartu merah, dan 27 penalti berdasarkan data Transfermarkt.

Kompetisi terbanyak yang dipimpinnya adalah BRI Super League dengan 43 laga, mengeluarkan 163 kartu kuning, empat kartu kuning-merah, lima kartu merah, dan 17 penalti.

Naufal juga memiliki pengalaman di Championship dengan 11 pertandingan, serta memimpin pertandingan di berbagai turnamen internasional dan tingkat usia seperti Piala AFF U-17, U-19, dan U-23, Piala Presiden, dan Kualifikasi Piala Asia U-17.

"Sebenarnya, langkah demi langkah. Dia baru menjadi wasit AFC Elite, yang berarti dia bisa memimpin pertandingan resmi AFC atau FIFA terlebih dahulu," ujar Ogawa setelah Refereeing Workshop for Media di Jakarta Selatan pada Kamis (3/9/2026).

Ogawa menjelaskan bahwa tingkatan tertinggi yang harus dilalui adalah AFC Champions League (ACL) Elite. "Ada beberapa tingkatan turnamen. Tingkatan tertingginya adalah ACL Elite. Setelah dia mulai memimpin pertandingan di ACL Elite dan menunjukkan performa yang baik, barulah dia menjadi kandidat untuk Piala Dunia," kata Ogawa.

Ogawa memperkirakan Naufal membutuhkan waktu tiga hingga lima tahun untuk melewati seluruh tahapan tersebut. "Artinya, dia masih membutuhkan waktu tiga, empat, bahkan lima tahun lagi. Sebab, pertama-tama dia harus memimpin pertandingan di level terendah AFC," tutur Ogawa.

Setelah mendapatkan kesempatan di level tersebut, Naufal harus menunjukkan performa konsisten agar bisa naik tingkatan.

"Kemudian, dia harus menunjukkan performa yang bagus sebelum naik ke level berikutnya, lalu level berikutnya lagi, dan seterusnya. Karena itu, kita harus memberikan dukungan bukan hanya kepada Naufal, tetapi juga membantu perkembangan mereka ke depannya," jelas Ogawa.

Ogawa menilai Naufal memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh. "Ya, sebenarnya dia memiliki masa depan yang sangat bagus. Dia memiliki potensi yang sangat besar," imbuh Ogawa.

Editors Team
Daisy Floren