Presiden FIFA Hentikan Rencana Penjualan Saham Piala Dunia
FajarBali.co.id FIFA memutuskan untuk menghentikan rencana pendirian FIFA Forward Enterprise (FFE) yang akan mengatur hak siar, penjualan tiket, dan penjualan saham Piala Dunia kepada investor swasta, setelah mendapat penolakan keras dari berbagai federasi sepakbola dunia, menurut laporan dari Detik Sport.
Keputusan ini diambil setelah voting oleh 211 anggota FIFA, di mana lebih dari setengahnya menolak proyek tersebut. Presiden FIFA, Gianni Infantino, menghormati keputusan ini dan menegaskan bahwa proyek tersebut menimbulkan perpecahan yang tidak sesuai dengan tujuan awal organisasi.
Infantino menjelaskan, "Setelah mendengarkan dengan saksama semua pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menimbulkan perpecahan, yang tidak lagi sejalan dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal."
Dia menambahkan, "Tujuan kami selalu-dan akan selalu-adalah untuk mempersatukan dan meningkatkan. Oleh karena itu, usulan ini tidak akan dilanjutkan."
Penolakan datang dari berbagai federasi utama seperti UEFA, AFC, dan CONMEBOL yang menilai sepakbola harus dijaga sportivitasnya dan tidak boleh dikuasai oleh kepentingan segelintir pihak. Meskipun FIFA berargumen bahwa keuntungan dari FFE akan kembali ke negara anggota, hal ini dianggap tidak logis karena keuntungan Piala Dunia sudah sangat besar dan FIFA adalah organisasi nirlaba.
Infantino juga menyatakan niatnya untuk kembali mempertemukan semua pihak terkait dalam beberapa hari dan minggu mendatang dengan semangat kepentingan bersama demi pengembangan sepakbola, terutama di negara-negara yang paling membutuhkan dukungan.
"Ke depan, niat saya adalah untuk kembali mempertemukan semua pihak yang berkepentingan dalam beberapa hari dan minggu mendatang, dengan semangat kepentingan bersama dalam olahraga kami, serta dengan tujuan untuk terus mengembangkan sepakbola di mana-mana, terutama di negara-negara yang paling membutuhkan dukungan kami," ujar Infantino.