Rupiah Menguat ke Rp17.690 terhadap Dolar AS pada 21 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat pada Jumat, 21 Agustus 2026, dengan kurs beli di kisaran Rp17.690 per dolar AS, menurut data resmi Bank Indonesia (BI) per hari ini.

Bank Indonesia mencatat kurs jual rupiah terhadap dolar AS berada pada level Rp17.867,90, sementara kurs beli mencapai Rp17.690,10 pada pukul 08.10 hingga 08.14 WIB hari ini di pasar valuta asing nasional.

Penguatan ini menandai pergerakan positif rupiah dibandingkan data terakhir pada Kamis, 20 Agustus 2026, di mana kurs transaksi harian berada sedikit di bawah level ini, dengan fluktuasi antarbank yang cukup signifikan namun cenderung stabil.

Kurs Transaksi Bank Indonesia

Menurut data resmi BI per 21 Agustus 2026, kurs jual USD/IDR tercatat Rp17.867,90 dan kurs beli Rp17.690,10. Angka ini menjadi acuan utama bagi pergerakan nilai tukar di berbagai bank dan lembaga keuangan di Indonesia.

Perbandingan dengan Bank Swasta dan Publik

Di sisi lain, data kurs dari beberapa bank besar seperti BCA menunjukkan nilai e-Rate beli Rp17.705,00 dan e-Rate jual Rp17.795,00, sedangkan TT Counter beli berada pada Rp17.570,00. Perbedaan nilai ini mencerminkan dinamika pasar valuta asing yang dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi dan global.

Konteks dan Faktor Pendukung

Penguatan rupiah ini terjadi di tengah kondisi pasar global yang mulai stabil dan adanya intervensi kebijakan moneter dari Bank Indonesia untuk menjaga kestabilan nilai tukar. Selain itu, data ekonomi domestik yang menunjukkan peningkatan ekspor dan inflasi terkendali turut memberi sentimen positif pada rupiah.

Menurut analis pasar valuta asing, penguatan rupiah juga dipengaruhi oleh permintaan dolar AS yang menurun seiring dengan rilis data ekonomi Amerika yang kurang menggembirakan baru-baru ini.

Dampak dan Reaksi Pasar

Penguatan rupiah ini memberikan dampak positif bagi pelaku usaha yang bergantung pada impor bahan baku dan transaksi luar negeri, karena biaya pembayaran dalam dolar AS menjadi lebih ringan.

Namun, para eksportir diharapkan tetap waspada terhadap volatilitas pasar yang bisa berubah sewaktu-waktu akibat faktor eksternal seperti kebijakan suku bunga The Fed atau ketegangan geopolitik global.

Rekomendasi Pengamat Ekonomi

Ekonom senior menyarankan agar pemerintah dan otoritas terkait terus memantau pergerakan pasar valuta agar kestabilan rupiah dapat terjaga, mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.

"Bank Indonesia terus berkomitmen menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan langkah-langkah kebijakan yang adaptif terhadap kondisi pasar global," ujar Kepala Departemen Kebijakan Moneter BI.

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini menjadi indikator penting yang dipantau pelaku pasar dan pemerintah sebagai upaya menjaga keseimbangan ekonomi nasional.

Update Kurs Rupiah 21 Agustus 2026 | tvOneNews
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed