Adidas Luncurkan Sepatu Lari Hyperboost Edge dengan Teknologi Tiga Elemen

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Adidas meluncurkan Hyperboost Edge, sepatu lari terbaru yang menggabungkan tiga teknologi utama untuk kenyamanan, bobot ringan, dan responsivitas optimal, dilansir dari Detik Sport.

Sepatu ini mengusung midsole Hyperboost Pro, upper PRIMEWEAVE, dan outsole LIGHTTRAXION yang memberikan bantalan empuk, dorongan energi, serta bobot ringan dalam satu produk.

Patrick Nava, GM Adidas Running, menyatakan bahwa Hyperboost Edge adalah inovasi yang menggabungkan tiga elemen utama: bantalan, energi, dan bobot ringan. Ia menjelaskan bahwa sepatu ini merupakan bagian awal dari potensi Hyperboost Pro dalam portofolio produk performa Adidas.

"Sepatu ini dirancang untuk mendukung pelari dalam berbagai jenis jarak tempuh. Ini baru permulaan dari berbagai potensi yang dapat dihadirkan Hyperboost Pro bagi portofolio produk performa kami," ujar Patrick Nava.

Hyperboost Pro foam adalah teknologi utama pada midsole yang diadaptasi dari sepatu balapan elite Adidas, disesuaikan untuk berbagai kebutuhan lari dari latihan rutin hingga jarak jauh. Sol sepatu memiliki ketebalan 45 mm di tumit dengan perbedaan 6 mm antara tumit dan bagian depan kaki untuk pijakan empuk dan dorongan energi.

Pengembangan teknologi ini melibatkan laboratorium Adidas dan riset bersama German Sport University Cologne dengan 60 pelari sebagai peserta uji coba. Hasil menunjukkan 73% pelari lebih menyukai pengembalian energi Hyperboost Edge, 77% merasakan bantalan lebih lembut, dan sebagian besar merasa sepatu ini lebih nyaman serta memberikan pengalaman lari yang lebih baik.

Selain bantalan, bagian atas sepatu menggunakan material PRIMEWEAVE yang ringan dan lembut untuk kenyamanan dan dukungan. Tambahan heel pods di tumit memberikan bantalan dan stabilitas ekstra sejak pemakaian pertama hingga saat berlari.

Outsole LIGHTTRAXION memberikan cengkraman stabil di berbagai permukaan dengan material ringan yang membentang dari tumit hingga ujung kaki, membawa karakter performa sepatu balap Adidas ke sepatu lari harian.

Dari sisi desain, Hyperboost Edge menampilkan midsole tebal dan mengembang yang terinspirasi bentuk industrial serta ikon Three Stripes bertumpuk di midsole sebagai penegasan teknologi utama sepatu.

Desain upper minimalis dan futuristis dengan detail bersih, lubang tali tersembunyi, serta elemen ringan merekat langsung memberikan tampilan modern. Sepatu ini juga merupakan sepatu lari ringan pertama Adidas tanpa pelat, mengandalkan busa yang mengikuti gerakan alami kaki.

Berat hanya 255 gram, Hyperboost Edge menawarkan pijakan ringan dan dorongan energi maksimal tanpa mengurangi kenyamanan dan responsivitas.

Harga sepatu ini sekitar US$200 atau setara Rp3,6 juta dengan warna merah sebagai rilisan perdana. Sepatu tersedia di outlet resmi Adidas dan adidas.com, dengan rencana peluncuran warna dan varian baru ke depan.

Editors Team
Daisy Floren