Barcelona merekrut Gabriel Jesus sebagai alternatif Julian Alvarez
FajarBali.co.id Barcelona merekrut Gabriel Jesus sebagai alternatif dalam perburuan penyerang setelah rencana awal mereka tidak berjalan sesuai ekspektasi. Dikutip dari Detik Sport, langkah ini juga diposisikan sebagai opsi yang lebih mudah serta murah untuk lini depan.
Blaugrana mendatangkan Jesus dari Arsenal dengan biaya 10 juta Euro. Penyerang asal Brasil itu kemudian diikat kontrak berdurasi tiga tahun dan diarahkan menjadi opsi di lini depan Barcelona.
Proses ini berawal dari keinginan Barcelona untuk menjadikan Julian Alvarez sebagai target utama. Namun, Atletico Madrid bersikeras tidak melepas Alvarez meski penyerang timnas Argentina itu sudah menunjukkan gelagat ingin bergabung ke Barca.
Dalam situasi ketika waktu semakin menipis, Barcelona memerlukan penyerang tambahan setelah ditinggalkan Robert Lewandowski dan Ferran Torres. Karena Jesus tersedia dan Arsenal tidak lagi menjadikannya pilihan utama, transfer pun menjadi jalan yang cepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Jesus sendiri menanggapi statusnya sebagai opsi. Menurut kutipan Mundo Deportivo, ia menyebut bahwa kondisi tersebut tidak mengganggunya, serta menganggap lebih menyakitkan jika orang menuduhnya sebagai sosok yang jahat.
"Itu tak mengganggu buat saya, tidak juga menyinggung saya. Justru yang menyinggung saya itu kalau mereka bilang saya orang jahat. Belum pernah ada yang pernah mengatakan itu ke saya seumur hidup," ujar pemain 29 tahun tersebut.
"Kalau ucapan yang begitu (pilihan kedua) sih tidak mengganggu. Tidak bermain sepakbola itu lebih mengganggu. Saya pernah punya kesempatan untuk berada di sini di Barca. Saya mendapatkannya 10 tahun lalu dan hidup membawa saya ke jalan yang lain, pertama ke Manchester City lalu ke Gunners," imbuhnya.
Jesus menambahkan bahwa kini ia bertekad memberi yang terbaik dan menjadikan faktor personal sebagai pegangan. "Ucapan orang-orang di luar sana tidak jadi perhatian saya. Saya punya Tuhan, istri, dan anak-anak," katanya.