Chelsea Raup Keuntungan Besar dari Penjualan Pemain di Era BlueCo

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Dalam era kepemilikan BlueCo, Chelsea tidak hanya dikenal sebagai klub yang agresif membeli pemain, tetapi juga sukses mencetak keuntungan besar dari penjualan beberapa pemainnya. Dilansir dari Bola, ada tujuh penjualan yang paling menguntungkan bagi The Blues dalam periode ini.

Mason Mount menjadi penjualan paling menguntungkan dengan nilai transfer sekitar 68 juta euro atau setara Rp1,4 triliun ketika pindah ke Manchester United. Meski demikian, performa Mount di klub barunya belum maksimal akibat beberapa masalah kebugaran.

Ian Maatsen merupakan contoh pemain yang jarang mendapat kesempatan di tim utama namun menghasilkan keuntungan besar. Ia dilepas ke Aston Villa pada 2024 dengan nilai sekitar 44 juta euro atau Rp908 miliar.

Andrey Santos, yang direkrut Chelsea dari Vasco da Gama pada 2023 seharga 12,5 juta euro, gagal menjadi pemain reguler dan akhirnya dijual ke Manchester United. Transfer ini menghasilkan keuntungan sekitar 43,8 juta euro atau Rp904 miliar.

Conor Gallagher, jebolan akademi Chelsea, mencatatkan keuntungan sebesar 42 juta euro atau Rp866 miliar setelah menjalani beberapa kali transfer, termasuk ke Atletico Madrid dan Tottenham di Premier League.

Nicolas Jackson, salah satu penjualan terbaru Chelsea, dibeli dari Villarreal dengan harga 37 juta euro dan kemudian dijual ke Aston Villa dengan keuntungan sekitar 39 juta euro atau Rp805 miliar.

Produk akademi lainnya, Lewis Hall, pindah ke Newcastle United dan menghasilkan keuntungan sekitar 33 juta euro atau Rp681 miliar. Hall kini berkembang menjadi pemain penting di klub barunya.

Terakhir, Trevoh Chalobah yang juga jebolan akademi Chelsea, dijual ke Como dengan nilai transfer sekitar 30 juta euro atau Rp619 miliar setelah beberapa kali masa peminjaman.

Kesuksesan Chelsea dalam mengelola penjualan pemain ini menunjukkan strategi finansial yang efektif di era BlueCo, di mana klub mampu memanfaatkan aset pemain dengan baik untuk mendukung kestabilan dan perkembangan klub.

Editors Team
Daisy Floren