Harga Sembako Hari Ini Naik di Puluhan Wilayah, Cabai Rawit Merah Tembus Rp69.200
FajarBali.co.id Harga sembako pada Sabtu, 22 Agustus 2026, mencatat kenaikan di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Jawa Timur. Data terbaru menunjukkan harga cabai rawit merah mencapai Rp69.200 per kilogram, sementara minyak goreng curah di Jawa Timur dijual sekitar Rp20.383 per kilogram.
Berdasarkan pemantauan Econiq.id dan data resmi dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga bahan pokok mengalami fluktuasi dengan kecenderungan naik. Beberapa harga komoditas utama pada 22 Agustus 2026 adalah:
- Cabai rawit merah Rp69.200/kg, naik dibandingkan harga minggu lalu Rp66.000/kg
- Minyak goreng curah Rp20.383/kg, stabil dibandingkan kemarin
- Telur ayam ras Rp29.250/kg, sedikit naik dari Rp28.900/kg kemarin
- Bawang merah Rp39.000/kg, mengalami kenaikan tipis
- Beras kualitas super I Rp17.750/kg, relatif stabil
Menurut laporan Metrotvnews.com, harga minyak goreng kemasan premium di Jawa Timur tercatat Rp21.871 per liter, sementara harga minyak goreng kemasan bervariasi mulai dari Rp12.000 hingga Rp67.000 tergantung merek dan volume.
Faktor Penyebab Kenaikan Harga Sembako
Kenaikan harga sembako hari ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain fluktuasi harga bahan baku di tingkat petani, biaya distribusi yang terdampak kenaikan harga BBM, serta permintaan pasar yang meningkat menjelang akhir bulan.
Menurut pengamat pasar dari Econiq.id, kenaikan harga BBM yang terjadi beberapa waktu lalu memicu lonjakan biaya logistik yang kemudian berdampak pada harga eceran bahan pokok di pasar tradisional, khususnya di Jawa Timur.
Perbandingan Harga dan Dampak bagi Konsumen
Jika dibandingkan dengan data per 21 Agustus 2026 dari PIHPS Bank Indonesia, harga cabai rawit merah naik sekitar Rp3.200 per kilogram. Kenaikan ini berdampak langsung pada daya beli masyarakat terutama kelas menengah ke bawah yang mengandalkan pasar tradisional sebagai sumber kebutuhan pokok.
Minyak goreng yang sebelumnya mengalami penurunan harga di beberapa bulan terakhir kini menunjukkan stabilitas harga yang cenderung naik, hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah agar stok dan distribusi tetap terjaga agar tidak terjadi kelangkaan.
Langkah Pemerintah dan Penanganan Harga Sembako
Pemerintah daerah di Jawa Timur melalui Siskaperbapo terus memantau pergerakan harga bahan pokok dan melakukan koordinasi dengan Bulog serta distributor agar stabilitas harga dapat terjaga. Selain itu, berbagai operasi pasar secara berkala dilakukan untuk menekan harga dan menjaga ketersediaan stok.
Seorang pejabat dari Dinas Perdagangan Jawa Timur menyatakan bahwa pemerintah berupaya memastikan pasokan tetap lancar menjelang hari-hari besar yang berpotensi menaikkan permintaan.
"Kami terus memantau harga dan ketersediaan sembako di pasar tradisional serta bekerja sama dengan Bulog untuk operasi pasar agar harga tetap terkendali," ujar Kepala Dinas Perdagangan Jawa Timur.
Daftar Harga Bahan Pokok Terbaru di Jawa Timur
| Komoditas | Harga per Kg/Liter (22 Agustus 2026) | Harga per Kg/Liter (21 Agustus 2026) |
|---|---|---|
| Cabai Rawit Merah | Rp69.200 | Rp66.000 |
| Minyak Goreng Curah | Rp20.383 | Rp20.350 |
| Minyak Goreng Kemasan Premium | Rp21.871 | Rp21.800 |
| Telur Ayam Ras | Rp29.250 | Rp28.900 |
| Bawang Merah | Rp39.000 | Rp38.500 |
| Beras Kualitas Super I | Rp17.750 | Rp17.700 |
Harga sembako hari ini menunjukkan bahwa dinamika pasar masih cukup sensitif terhadap faktor produksi dan distribusi. Masyarakat dianjurkan untuk berbelanja dengan bijak dan memanfaatkan informasi harga resmi agar bisa mengatur pengeluaran rumah tangga dengan baik.
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.