Harga Sembako Hari Ini 4 September 2026 Naik Turun di Beberapa Komoditas

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Harga sembako hari ini, 4 September 2026, di wilayah Jawa Timur menunjukkan pergerakan harga yang beragam pada sejumlah komoditas pokok. Perubahan harga terjadi di pasar tradisional setelah pemantauan pada Kamis (3/9/2026) yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat.

Berdasarkan data harga sembako terbaru, beras premium mengalami kenaikan harga menjadi Rp 15.426 per kilogram, naik Rp 166 atau 1,10% dari hari sebelumnya. Sebaliknya, beras medium mengalami penurunan harga meskipun angka pastinya belum dirilis secara rinci.

Minyak goreng curah juga mengalami kenaikan sebesar Rp 301 atau 1,48%, sehingga harga terkini mencapai Rp 21.012 per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng kemasan premium dan sederhana masing-masing berada di angka Rp 21.895 dan Rp 18.808 per liter. Namun, minyak goreng merek Minyakita turun Rp 174 atau 1,07% menjadi Rp 15.807 per liter.

Daging sapi paha belakang terpantau turun Rp 976 (0,75%) menjadi Rp 128.669 per kilogram. Penurunan harga juga terjadi pada daging ayam ras dan ayam kampung, masing-masing turun Rp 980 (2,50%) dan Rp 4.032 (5,77%), dengan harga terakhir Rp 37.286 dan Rp 61.825 per kilogram. Telur ayam ras mengalami kenaikan harga Rp 282 (1,16%) menjadi Rp 24.959 per kilogram, sedangkan telur ayam kampung turun Rp 1.977 (4,31%) menjadi Rp 41.868 per kilogram.

Faktor Penyebab Perubahan Harga dan Dampak di Pasar

Menurut laporan dari detik.com, pergerakan harga ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti fluktuasi pasokan akibat musim panen, biaya distribusi, serta permintaan dari konsumen yang masih cukup dinamis. Kenaikan harga beras premium dan minyak goreng curah disebabkan oleh kenaikan biaya produksi dan distribusi, sementara penurunan harga daging dan telur dipengaruhi oleh stabilisasi pasokan di tingkat peternak.

Perubahan harga sembako ini langsung dirasakan oleh pelaku usaha kecil dan pembeli di pasar tradisional, terutama di kota-kota besar seperti Surabaya dan sekitarnya. Kenaikan harga bahan pokok seperti beras dan minyak goreng menjadi perhatian konsumen yang mencari alternatif pembelian murah.

Upaya Mendapatkan Sembako dengan Harga Terjangkau

Untuk mengatasi kenaikan harga, pemerintah daerah dan sejumlah organisasi masyarakat menggelar bazar murah sembako di beberapa wilayah Jawa Timur. Informasi bazar murah sembako kapan dan di mana tersedia melalui pengumuman resmi pemerintah kota dan dinas terkait. Program ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga yang lebih terjangkau selama masa kenaikan harga ini.

Bagi warga yang bertanya "bagaimana cara mendapatkan sembako murah", mengikuti bazar murah dan memanfaatkan program subsidi pemerintah menjadi pilihan utama. Selain itu, pembelian langsung di pasar tradisional yang menerapkan harga standar juga dianjurkan untuk menghindari harga berlebih di pasaran.

Perbandingan Harga dengan Bulan Sebelumnya

Dibandingkan dengan data bulan lalu, harga beras premium mengalami kenaikan tipis kurang dari 2%, sedangkan harga minyak goreng curah naik hampir 1,5%. Penurunan harga daging ayam ras dan kampung menunjukkan tren stabilisasi yang terjadi setelah lonjakan harga beberapa bulan sebelumnya. Telur ayam ras yang naik dan telur ayam kampung yang turun mencerminkan kondisi pasokan yang bervariasi di tingkat peternak dan distributor.

KomoditasHarga 3 September 2026 (Rp/kg atau Rp/liter)Perubahan (%)
Beras Premium15.426+1,10%
Beras Medium12.869Turun
Gula Kristal Putih17.099Stabil
Minyak Goreng Curah21.012+1,48%
Minyak Goreng Minyakita15.807-1,07%
Daging Sapi Paha Belakang128.669-0,75%
Daging Ayam Ras37.286-2,50%
Daging Ayam Kampung61.825-5,77%
Telur Ayam Ras24.959+1,16%
Telur Ayam Kampung41.868-4,31%

Reaksi Pasar dan Konsumen

Pergerakan harga sembako yang fluktuatif memicu berbagai reaksi dari konsumen dan pedagang. Sebagian besar konsumen mengeluhkan kenaikan harga minyak goreng dan beras premium, yang menjadi kebutuhan pokok sehari-hari. Pedagang pasar menyatakan bahwa kenaikan harga ini sulit dihindari karena adanya kenaikan biaya operasional dan distribusi.

"Kenaikan harga minyak goreng dan beras memang membuat daya beli masyarakat menurun, tapi kami berharap program bazar murah bisa sedikit meringankan beban mereka," ujar Kepala Dinas Perdagangan Jawa Timur, Rini Susanti.

Selain itu, upaya pemerintah dalam menyediakan bazar murah dan pengawasan harga di pasar tradisional diharapkan mampu menekan lonjakan harga dan menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.

Harga Sembako Makin Pedas Cabai Rawit Merah Naik Tajam Jelang Iduladha | Official iNews

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed