Jamie Carragher Kritik Gaya Main Liverpool di Pramusim Mirip Basket

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Jamie Carragher mengkritik gaya permainan Liverpool di pramusim yang dinilainya buruk dan mirip bola basket karena menumpuk banyak pemain di depan, menurut laporan dari Detik Sport.

Musim ini Liverpool memasuki era baru dengan manajer anyar Andoni Iraola yang menggantikan Arno Slot setelah Slot dipecat karena Liverpool gagal meraih gelar dan finis di posisi kelima Liga Inggris musim lalu.

Andoni Iraola dianggap sebagai harapan baru karena keberhasilannya membawa Bournemouth finis di posisi keenam Liga Inggris musim lalu. Namun, performa Liverpool di pramusim kurang memuaskan dengan catatan tiga kemenangan dan dua kekalahan serta sembilan gol yang dicetak dan kebobolan sembilan gol.

Jamie Carragher, legenda Liverpool, menilai transisi permainan Liverpool buruk karena terlalu banyak pemain dalam posisi menyerang dan kurang sigap saat bertahan.

"Liverpool memiliki terlalu banyak pemain menyerang di lapangan; mereka hanya ingin terus merangsek maju. Hal yang sama juga terjadi pada masa pramusim Liverpool kali ini-permainannya mirip bola basket. Tidak ada tim papan atas yang bermain sepak bola seperti itu. Saya tidak habis pikir," ujar Carragher.

Menurut Carragher, dalam bola basket semua pemain harus berada di wilayah lawan saat menyerang, namun gaya itu tidak cocok untuk sepak bola, terutama bagi tim papan atas seperti Liverpool.

Editors Team
Daisy Floren