Jorge Martin Tegaskan Siap Hadapi Marc Marquez di MotoGP 2026
FajarBali.co.id Jorge Martin menegaskan kesiapan melawan Marc Marquez yang semakin mendekat di klasemen MotoGP 2026 setelah seri Aragon, menurut laporan Detik Sport.
Marc Marquez memenangkan Sprint dan balapan utama di Aragon, sementara Martin hanya finis di posisi kelima. Akibatnya, jarak poin antara Martin dan Marquez di puncak klasemen menyusut menjadi 19 poin. Marco Bezzecchi juga masih menjadi ancaman dengan selisih 24 poin dari Martin.
Martin mengakui bahwa Aprilia mengalami kesulitan di Aragon. Namun, ia menolak menjadikan absennya tahun lalu akibat cedera sebagai alasan untuk hasil kurang maksimal tersebut.
"Itu bukan alasan karena ada beberapa balapan yang tidak saya ikuti tahun lalu, dan saya tetap cepat," ujar Martin kepada MotoGP.com.
"Jadi, ya, saya memang kesulitan. Kami mencoba menjaga semuanya tetap sederhana, tidak terlalu banyak mengubah motor. Tapi pada akhirnya, hari ini saya membutuhkan bantuan."
Martin menilai fluktuasi hasil balapan adalah bagian dari persaingan sepanjang musim. Ia kini membidik kebangkitan di Misano, yang merupakan sirkuit favoritnya dan diyakini cocok dengan karakter motor Aprilia.
"Menurut saya, ini bagian dari kejuaraan. Ada beberapa balapan di mana kami (Aprilia) lebih baik. Ada juga beberapa balapan di mana kami lebih buruk," kata Martin.
"Misano adalah trek yang sangat saya sukai, di mana kami memiliki banyak grip, dan saya pikir dengan Aprilia serta gaya saya, kami bisa bangkit dan kembali cepat."
Jarak 19 poin membuat Marc Marquez menjadi rival terdekat Martin. Namun, Martin tetap percaya diri dalam pertarungan gelar.
"Saya pikir Marco dan Marc sama-sama merupakan kandidat juara bersama saya," ujarnya mengenai persaingan dengan Bezzecchi dan Marquez.
"Saya merasa, meskipun masih dalam proses belajar, saya tetap memimpin. Jadi ini gila. Saya sangat senang.
Dan saya pikir mulai sekarang saya bisa mempertahankan kepemimpinan ini. Bahkan jika Marc menyusul."
Martin berharap pengalaman dari 14 balapan sebelumnya dapat menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan berikutnya.
"Saya pikir ada beberapa balapan yang sangat bagus untuk saya, dan saya berharap semua yang kami pelajari selama 14 balapan ini bisa membantu saya untuk bertarung."