KONI DKI Jakarta Persiapkan PON 2028 dan PON Pantai 2026 di Ancol
FajarBali.co.id Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi DKI Jakarta mempersiapkan diri untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), serta menjadi tuan rumah PON Pantai 2026 di Ancol, Jakarta Utara.
Persiapan ini dilakukan dengan mengusung slogan "Bergerak untuk Jakarta Juara" dan melibatkan kolaborasi antara KONI DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), DPRD, pengurus cabang olahraga, atlet, serta pelatih, dilansir dari Bola.
PON Pantai Ancol 2026 akan mempertandingkan 10 cabang olahraga dengan 11 disiplin, termasuk akuatik, bola basket 3x3, bola voli pantai, bola tangan pantai, layar, modern pentathlon, rugby pantai, selam laut, teqball, dan triathlon. Sejumlah venue di kawasan Ancol telah disiapkan sebagai lokasi pertandingan.
Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Prof. Dr. Hidayat Humaid, menegaskan bahwa PON Pantai tidak hanya bertujuan untuk mengejar prestasi olahraga, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.
"PON Pantai ini bukan hanya soal prestasi, tapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujar Prof. Dr. Hidayat Humaid. Ia menambahkan bahwa KONI DKI Jakarta juga siap menjadi penyangga penyelenggaraan PON 2028.
Wakil Ketua Umum I KONI DKI Jakarta, Fatchul Anas, menyebutkan bahwa pihaknya bersama KONI Pusat, Dispora DKI Jakarta, dan pengurus cabang olahraga telah melakukan visitasi ke beberapa lokasi pertandingan. "Venue ini sementara sudah disepakati," ujar Fatchul Anas.
Lokasi pertandingan dirinci, Pantai Festival untuk akuatik-renang perairan terbuka dan selam laut, Beach Pool untuk rugby pantai, modern pentathlon, dan akuatik-polo air, Lagoon untuk bola voli pantai dan layar, serta Beach City International Stadium (BCIS) untuk triathlon, teqball, bola tangan pantai, dan bola basket 3x3.
KONI DKI Jakarta juga membentuk Satgas Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) untuk memperkuat pembinaan atlet. Satgas ini akan memantau dan mengevaluasi perkembangan serta performa atlet di berbagai cabang olahraga.
Sekretaris Umum KONI DKI Jakarta, Aminullah, menjelaskan, "Satgas tersebut akan diterjunkan ke sejumlah cabang olahraga untuk melakukan evaluasi serta memantau perkembangan dan performa atlet selama menjalani latihan." Ia menegaskan bahwa pembinaan dilakukan secara berkala dan konsisten sebagai persiapan PON 2028.
Wakil Ketua Umum V KONI DKI Jakarta, Anondo Eko, menilai bahwa PON Pantai 2026 dan PON 2028 memiliki potensi memberikan dampak ekonomi dan prestasi bagi masyarakat Jakarta. Oleh karena itu, sosialisasi dan promosi menjadi fokus penting dalam menyukseskan agenda tersebut.
"Slogan Bergerak untuk Jakarta Juara bermakna luas. Juara dalam bidang prestasi, juara dalam bidang ekonomi dan juara untuk semua masyarakat Jakarta," ujar Anondo Eko. KONI DKI Jakarta juga menggandeng media, cabang olahraga, atlet, pelatih, dan asisten pelatih untuk memperluas sosialisasi melalui media sosial.
Selain itu, KONI DKI membuka peluang kolaborasi dengan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat promosi melalui berbagai saluran media, berharap semangat "Bergerak untuk Jakarta Juara" dapat diwujudkan melalui prestasi atlet dan manfaat luas bagi masyarakat Ibu Kota.