Julian Alvarez Alami Penolakan Suporter dan Terkendala Pindah ke Barcelona
FajarBali.co.id Julian Alvarez menghadapi penolakan dari suporter Atletico Madrid dan hambatan transfer ke Barcelona setelah mengungkapkan keinginannya pindah, pada laga La Liga 2026/2027 di Riyadh Air Metropolitano, Minggu (23-8-2026), dilansir dari Bola.
Alvarez menerima sorakan dan siulan dari suporter sebelum, saat, dan setelah pertandingan melawan Villarreal. Setelah laga, saat pemain lain menyapa suporter, Alvarez berjalan sendiri ke lorong stadion atas arahan klub.
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, menjelaskan klub memutuskan agar Alvarez tidak ikut menyapa suporter untuk menghindari ketegangan lebih lanjut.
"Orang-orang di klub memberi tahu saya bahwa klub memutuskan dia tidak boleh pergi menyapa fans bersama rekan-rekannya. Keputusan itu bukan dari Julian Alvarez, melainkan klub yang memutuskan untuk menariknya dan memisahkannya agar dia menuju ruang ganti," ujar Simeone.
Ketegangan suporter sudah terlihat saat Alvarez melakukan pemanasan dan masuk menggantikan pemain pada menit ke-66.
Simeone memilih fokus pada tugasnya sebagai pelatih dan menolak memberikan saran terkait situasi Alvarez.
"Saya tidak di sini untuk memberikan nasihat. Saya harus fokus pada pekerjaan saya, yaitu melakukan yang terbaik untuk Atletico Madrid di lapangan. Jika Atletico Madrid ingin memenangkan gelar, kami harus bersatu, kami memiliki penyerang-penyerang penting, dan kami semua harus bekerja sesuai dengan kebutuhan kami," kata Simeone.
Jurnalis TyC Sports, Gaston Edul, menyebut hambatan utama transfer Alvarez ke Barcelona adalah CEO Atletico Madrid, Miguel Angel Gil Marin, yang menolak proses transfer tersebut.
Kubu Alvarez terus mendorong transfer, sejak sang pemain menyatakan keinginan pindah saat Piala Dunia 2026.
Suporter Atletico juga menginginkan klub melepas Alvarez saat Barcelona bersiap mengajukan tawaran tambahan.
Edul melaporkan Simeone meminta tambahan pemain depan setelah Alexander Sorloth cedera dan Antoine Griezmann pergi, sehingga Atletico membutuhkan dana dari penjualan pemain bernilai besar.
Pakar transfer Nicolo Schira menyebut Barcelona akan mencoba menyelesaikan transfer Alvarez pekan ini dengan paket senilai 150 juta euro.
Bursa transfer musim panas akan ditutup pada Selasa (1-9-2026), sehingga waktu Alvarez untuk pindah ke Barcelona semakin terbatas.