Kurs Dolar AS di BCA Bank Mandiri BRI dan BNI Turun 26 Agustus 2026
FajarBali.co.id Kurs dolar AS di Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI mengalami penurunan pada Selasa, 26 Agustus 2026, di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Penurunan kurs ini tercermin dari data terbaru yang dirilis masing-masing bank utama di Indonesia pada hari ini.
Menurut data yang dihimpun pada 26 Agustus 2026, kurs dolar di Bank Mandiri tercatat dengan special rate beli di Rp17.650 dan jual Rp17.690. Sedangkan di BCA, kurs e-rate beli mencapai Rp17.655 dan jual Rp17.740. Bank BRI mencatat kurs e-rate beli Rp17.670 dan jual Rp17.720, sementara BNI melaporkan special rate beli di Rp17.640 dan jual Rp17.740.
Penurunan ini terjadi seiring dengan pelemahan rupiah yang tercatat melemah 0,04% ke level Rp17.734 per dolar AS pada 25 Agustus 2026, dibandingkan hari sebelumnya, menurut data resmi pasar valuta asing. Indeks dolar AS juga tercatat turun 0,10% ke posisi 100,40, yang turut memberi tekanan terhadap nilai tukar rupiah.
Kurs di Bank Mandiri
Bank Mandiri menetapkan special rate beli Rp17.650 dan jual Rp17.690. Untuk transaksi TT counter, bank ini mematok beli Rp17.460 dan jual Rp17.740, sedikit lebih rendah dibanding e-rate, memberikan pilihan bagi nasabah dengan kebutuhan berbeda.
Kurs di BCA
BCA menetapkan kurs e-rate beli Rp17.655 dan jual Rp17.740, sedangkan untuk TT counter, harga beli Rp17.500 dan jual Rp17.770. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan harga jual dan beli yang khas antar jenis transaksi.
Kurs di BRI dan BNI
Bank BRI melaporkan e-rate beli Rp17.670 dan jual Rp17.720, sementara BNI mencatat special rate beli Rp17.640 dan jual Rp17.740. TT counter di BRI dan BNI juga memperlihatkan variasi harga jual yang lebih tinggi, yakni Rp17.850 di BRI dan Rp17.740 di BNI.
Konteks Pasar Valas dan Rupiah
Menurut laporan dari analis pasar, pelemahan rupiah terhadap dolar AS saat ini dipengaruhi oleh sentimen global dan kebijakan moneter The Fed yang masih memengaruhi pergerakan indeks dolar AS. Penurunan indeks dolar AS sedikit menahan pelemahan rupiah, namun ketidakpastian ekonomi global tetap menjadi faktor utama.
"Pergerakan nilai tukar rupiah masih dipengaruhi oleh dinamika eksternal, terutama kebijakan suku bunga The Fed dan kondisi ekonomi global yang belum stabil," ujar seorang analis ekonomi di Jakarta.
Selain itu, perbedaan antara kurs jual dan beli di bank-bank besar menunjukkan variasi dalam penetapan harga valas yang disesuaikan dengan kebutuhan transaksi nasabah, termasuk perbedaan antara special rate dan TT counter.
Tips Transaksi Valuta Asing
Bagi masyarakat yang ingin melakukan transaksi valuta asing, penting untuk memahami perbedaan kurs jual dan beli serta memilih waktu yang tepat berdasarkan fluktuasi pasar. Memantau kurs harian melalui situs resmi bank atau sumber terpercaya menjadi langkah penting untuk mendapatkan nilai tukar terbaik.
| Bank | Special Rate Beli (Rp) | Special Rate Jual (Rp) | TT Counter Beli (Rp) | TT Counter Jual (Rp) |
|---|---|---|---|---|
| Bank Mandiri | 17.650 | 17.690 | 17.460 | 17.740 |
| BCA | 17.655 | 17.740 | 17.500 | 17.770 |
| BRI | 17.670 | 17.720 | 17.560 | 17.850 |
| BNI | 17.640 | 17.740 | 17.490 | 17.740 |
Memahami perbedaan jenis kurs dan memantau pergerakan nilai tukar menjadi kunci utama dalam melakukan transaksi valuta asing yang efektif dan menguntungkan.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.