Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Stabil pada 15 Agustus 2026
FajarBali.co.id Kurs dolar AS di empat bank besar Indonesia yakni BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI pada Sabtu, 15 Agustus 2026 menunjukkan stabilitas dengan nilai jual dan beli yang relatif konsisten dibandingkan pekan lalu. Data ini penting bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk mengetahui pergerakan nilai tukar terkini.
Kurs di Bank Central Asia (BCA)
Per 15 Agustus 2026, kurs dolar AS di BCA tercatat pada kisaran beli Rp17.807 dan jual Rp17.827 untuk e-rate, serta pada transaksi TT counter beli Rp17.720 dan jual Rp18.000. Angka ini menunjukkan sedikit perubahan dibandingkan posisi pada 10 Agustus 2026 yang juga mencatat nilai beli Rp17.807 dan jual Rp17.827 pada e-rate.
Kurs di Bank Mandiri, BRI, dan BNI
Bank Mandiri, BRI, dan BNI juga menunjukkan angka kurs yang relatif stabil pada tanggal yang sama. BRI mencatat e-rate beli di Rp17.876 dan jual Rp17.891, sedangkan TT counter beli Rp17.745 dan jual Rp18.045 pada 7 Agustus 2026 sebagai data terdekat. Bank Mandiri dan BNI memperlihatkan pola yang sama dengan nilai tukar yang tidak jauh berbeda dari angka BCA dan BRI.
Faktor Pendukung Stabilitas Kurs Rupiah
Menurut laporan beberapa sumber, penguatan rupiah terhadap dolar AS dalam beberapa pekan terakhir dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci, antara lain:
- Stabilitas ekonomi global yang memicu sentimen positif terhadap mata uang Asia, termasuk rupiah;
- Kebijakan suku bunga The Fed yang cenderung stabil sehingga menahan penguatan dolar AS secara signifikan;
- Pergerakan indeks dolar AS yang menguat tipis pada 10 Agustus 2026 sebesar 0,13% ke angka 99,67, namun masih dalam rentang wajar yang tidak mengganggu pasar valuta asing Indonesia.
Perbandingan Historis Kurs Rupiah
Jika dibandingkan dengan data sebelumnya, rupiah menguat 0,15% ke Rp17.897 per dolar AS pada 13 Agustus 2026, dan pada awal bulan rupiah menguat 0,49% ke Rp18.022 pada 1 Agustus 2026. Data ini menunjukkan tren penguatan rupiah yang konsisten namun stabil dalam beberapa pekan terakhir.
Dampak dan Relevansi untuk Masyarakat
Stabilitas kurs dolar di bank-bank besar ini memberikan kepastian bagi masyarakat terutama pelaku bisnis dan eksportir-impor dalam merencanakan transaksi valuta asing. Selain itu, nilai tukar yang relatif stabil juga membantu menjaga inflasi dan daya beli masyarakat.
"Stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di tengah dinamika pasar global menunjukkan efektivitas kebijakan moneter dan peran perbankan dalam menjaga kestabilan ekonomi nasional," ujar seorang analis pasar keuangan yang dikutip dari laporan bisnis terbaru.
Informasi Tambahan
Bank Indonesia dan otoritas keuangan terus memantau pergerakan kurs dan faktor global yang dapat mempengaruhi rupiah. Masyarakat disarankan untuk memperhatikan perkembangan kebijakan moneter global dan domestik karena hal ini dapat berpengaruh pada nilai tukar di masa mendatang.
| Bank | e-rate Beli (Rp) | e-rate Jual (Rp) | TT Counter Beli (Rp) | TT Counter Jual (Rp) |
|---|---|---|---|---|
| BCA | 17.807 | 17.827 | 17.720 | 18.000 |
| BRI | 17.876 | 17.891 | 17.745 | 18.045 |
| Mandiri | – | – | – | – |
| BNI | – | – | – | – |
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.