Kurs Dolar Menguat ke Rp17.933 pada 6 Agustus 2026 di Pasar Spot

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat ke level Rp17.933 per dolar pada 6 Agustus 2026 di pasar spot Indonesia. Penguatan ini tercatat setelah diumumkannya data pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal kedua 2026 yang mencapai 5,29% secara tahunan, lebih tinggi dari estimasi sebelumnya sebesar 5,14%, menurut laporan pusatdata.kontan.co.id.

Penguatan rupiah terhadap dolar AS terjadi di tengah kondisi pasar global yang masih fluktuatif dan diwarnai pelemahan indeks dolar AS selama tiga hari berturut-turut hingga 5 Agustus, yang turun 0,14% menjadi 99,71. Hal ini menjadikan dolar AS berada di bawah level 100 untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir.

Menurut data pasar spot pada 5 Agustus 2026, kurs rupiah menguat sebesar Rp94 atau 0,52%, dari posisi Rp18.027 ke Rp17.933 per dolar AS. Kurs Jisdor pun mencatat penguatan sebesar Rp100 atau 0,55% ke Rp17.937 per dolar AS.

Kurs jual beli dolar AS di beberapa bank besar seperti BCA, Mandiri, BRI, dan BNI menunjukkan variasi harga yang mencerminkan kondisi pasar. Pada 5 Agustus, kurs jual di bank berkisar antara Rp17.970 hingga Rp18.170, sementara kurs beli berada di sekitar Rp17.800 sampai Rp18.013. Sedangkan pada pagi 6 Agustus 2026 pukul 08.08 WIB, BCA mencatat kurs elektronik rate untuk beli sebesar Rp17.845 dan jual Rp17.935, serta kurs TT counter beli Rp17.760 dan jual Rp18.040.

Faktor Penguatan Rupiah

Penguatan rupiah pada tanggal ini didorong oleh pertumbuhan ekonomi nasional yang stabil, dengan konsumsi rumah tangga naik 5,06% dan konsumsi pemerintah melonjak 15,97% secara tahunan. Pergerakan ini juga dipengaruhi oleh penguatan mata uang Asia lain seperti peso Filipina (+0,70%), dolar Taiwan (+0,50%), baht Thailand (+0,35%), dan won Korea (+0,34%), yang turut menekan posisi dolar AS secara global.

Namun, yuan China dan dolar Hong Kong melemah masing-masing 0,03% dan 0,006% terhadap dolar AS, memberikan dinamika tersendiri pada pasar regional.

Statistik Kurs Dolar ke Rupiah Jangka Pendek dan Menengah

Data dari Wise.com menunjukkan kurs tengah pasar USD ke IDR pada kisaran Rp17.916,50 per dolar AS pada awal Agustus 2026. Statistik selama 30 hari terakhir mencatat kurs tertinggi mencapai Rp18.164 dan terendah Rp17.912 dengan rata-rata Rp18.015, sementara dalam 90 hari terakhir kurs berkisar antara Rp17.370 sampai Rp18.209 dengan rata-rata Rp17.879.

PeriodeTertinggi (Rp)Terendah (Rp)Rata-rata (Rp)Perubahan (%)
30 hari terakhir18.16417.91218.015-0,40
90 hari terakhir18.20917.37017.879+3,12

Reaksi Pasar dan Implikasi Ekonomi

Menurut pengamat ekonomi dari pusatdata.kontan.co.id, penguatan rupiah ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia yang solid di tengah ketidakpastian ekonomi global. Data pertumbuhan kuartal kedua yang melampaui estimasi menjadi katalis positif bagi nilai tukar rupiah hari ini.

"Penguatan rupiah yang terjadi sejalan dengan peningkatan konsumsi domestik dan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari prediksi, memberikan sinyal positif bagi stabilitas ekonomi nasional," ujar analis ekonomi dari pusatdata.kontan.co.id.

Meski demikian, pasar valuta asing tetap waspada terhadap dinamika global, termasuk potensi kebijakan moneter AS yang dapat memengaruhi arah nilai tukar kedepannya.

Cara Memantau Kurs Rupiah Terbaru

Untuk masyarakat dan pelaku bisnis yang ingin mengetahui berapa kurs dolar di bank hari ini atau bagaimana cara cek kurs rupiah terbaru, informasi dapat diakses melalui situs resmi bank-bank besar dan platform financial terpercaya seperti Wise.com dan situs resmi Bank Indonesia yang rutin memperbarui data transaksi kurs harian.

Berikut beberapa sumber resmi yang dapat dijadikan acuan:

  • Website resmi Bank Indonesia
  • Halaman kurs resmi bank BCA, Mandiri, BRI, dan BNI
  • Platform konversi mata uang internasional seperti Wise.com
Pembaruan Kurs Rupiah dan Kondisi Ekonomi 6 Agustus 2026 | CNBC Indonesia
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Editors Team
Daisy Floren