Liverpool Hadapi Tantangan Kehilangan Pemain Lokal di Skuad Utama
FajarBali.co.id Kota Liverpool dikenal dengan identitas kuatnya yang melekat pada klub sepak bola Liverpool FC, salah satu klub tersukses di Inggris. Tradisi menghadirkan pemain lokal dalam skuad utama menjadi ciri khas yang dijaga selama lebih dari satu abad.
Sejak berdiri pada 1892, Liverpool selalu memiliki setidaknya satu pemain asli Liverpool, yang dikenal dengan sebutan Scouser, dalam skuad mereka. Tradisi ini bahkan terjaga lebih lama dibandingkan Manchester United yang mulai rutin mengandalkan pemain akademi sejak 1937.
Namun, tradisi tersebut kini terancam putus. Pemain terakhir yang mewakili darah lokal adalah Curtis Jones, yang baru saja dilepas ke klub Italia Inter Milan dengan nilai transfer sekitar 40 juta dolar AS atau sekitar Rp707,8 miliar.
Jones telah tampil sebanyak 228 kali sejak debutnya pada 2019 dan mencatat 49 penampilan pada musim lalu. Kepergiannya meninggalkan kekosongan pemain lokal di skuad utama Liverpool.
Meskipun ada Jayden Danns yang juga berasal dari Liverpool, penyerang muda ini belum mampu menembus skuad utama secara reguler dan bahkan tidak masuk dalam daftar pemain saat melawan Newcastle United.
Beberapa lulusan akademi Liverpool lainnya berasal dari wilayah berbeda, seperti Rio Ngumoha dari London, Trey Nyoni dari Reading, James McConnell dari Newcastle, dan Lewis Koumas dari Chester. Ada juga kiper kelima yang berdarah lokal, namun peluang tampilnya sangat kecil dalam waktu dekat.
Peran menjaga tradisi pemain lokal kini menjadi tanggung jawab manajer Andoni Iraola, yang dikenal dari Athletic Club dengan kebijakan ketat terhadap pemain lokal. Diharapkan Iraola dapat menemukan cara mempertahankan identitas Liverpool melalui kehadiran pemain asli kota tersebut.
Tradisi ini bukan hanya soal identitas, tapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga ikatan kuat antara klub dan masyarakat Liverpool, yang telah berlangsung selama lebih dari 130 tahun.
Demikian berita ini dikutip dari Bola yang menyoroti tantangan Liverpool mempertahankan warisan pemain Scouse di tengah dinamika transfer pemain modern.