Martinelli dikabarkan bakal meninggalkan Arsenal ke Liga Arab Saudi
FajarBali.co.id Gabriel Martinelli dikabarkan bakal meninggalkan Arsenal dan menuju Liga Arab Saudi, menyusul minimnya kesempatan bermain musim ini. Martinelli terbuang dari skuad saat Arsenal tampil di Community Shield dan pekan pertama Liga Inggris, sehingga proses keputusan klub dinilai sudah mengarah ke perpisahan. dilansir dari Detik Sport
Menurut Detik Sport, Martinelli tidak masuk tim kala Arsenal berlaga di Community Shield dan pada pekan pertama Liga Inggris. Kondisi itu menjadi indikasi bahwa ia tidak masuk rencana permainan Mikel Arteta.
Detik Sport juga menyebutkan musim lalu Martinelli berkontribusi besar, dengan mencetak 10 gol dan tujuh asis di semua ajang. Ia turut membantu Arsenal meraih titel Liga Inggris.
Di sisi lain, Arsenal disebut masih mencari penyerang sayap. Detik Sport mencatat Arsenal sempat dikaitkan dengan Vinicius Junior sebelum beralih ke Bradley Barcola.
Alan Smith menyayangkan situasi tersebut dan menilai Arsenal masih mencari pemain sisi kiri. Smith menilai perubahan kebutuhan ini terasa meski ada tambahan pemain baru, yaitu Tzolis yang sudah datang dan Trossard yang pergi.
"Mereka sepertinya masih mencari seorang pemain sisi kiri meski Tzolis sudah datang, karena Trossard pergi. 50 juta Paun? Itu tak berarti apapun sekarang, bukan begitu?" ujar Alan Smith, mantan pemain Arsenal.
Smith kemudian menilai Martinelli tidak bisa disetarakan dengan pemain rata-rata. Ia juga menyebut ada kemungkinan sang pemain sempat kehilangan arah, meski sebelumnya konsisten menjadi aset Arsenal.
"Anda bisa dapat seorang pemain rata-rata, tapi Martinelli itu bukan pemain rata-rata. Martinelli sudah selalu jadi pemain yang sangat bagus buat Arsenal selama bertahun-tahun. Dia mungkin sempat agak hilang arah." ujar Alan Smith, mantan pemain Arsenal.
Smith mengaitkan kemungkinan kepindahan dengan usia karier Martinelli yang masih relatif muda. Ia mengatakan, jika Martinelli merasa tidak akan mendapatkan waktu bermain, langkah menuju Arab Saudi bisa jadi pilihan, lalu kembali di kemudian hari.
"Dia baru 25 tahun jadi kalau dia mau pergi, yang mana mungkin ia inginkan, kalau dia merasa tidak akan mendapatkan waktu bermain, buat pergi ke Arab Saudi di tahap karier ini, dia mungkin merasa bisa main di sana beberapa tahun dan kembali. Entahlah," imbuh Alan Smith, mantan pemain Arsenal.
Smith juga mengingatkan Arsenal soal potensi respons suporter yang kecewa. Ia menyebut suporter sebelumnya sudah kecewa melihat Trossard pergi, dan ia menilai Martinelli akan meninggalkan kesan serupa karena kontribusinya selama bertahun-tahun.
"Mereka bilang dia anak yang baik, selalu memberikan 100%, anak baik di ruang ganti dan semua cerita baik, jadi saya tak merasa secara karakter ada tanda tanya," sambung Alan Smith, mantan pemain Arsenal.
Smith menambahkan bahwa kekecewaan suporter berpotensi muncul ketika pemain yang dinilai masih bisa berguna justru tidak lagi bertahan. Ia menyebut Martinelli telah memberikan banyak kontribusi sehingga kepergiannya berpeluang meninggalkan kesan kuat.
"Para suporter Arsenal kecewa melihat Trossard pergi dan di satu sisi, saya rasa Martinelli juga akan meninggalkan kesan begitu karena dia sudah memberikan begitu banyak selama bertahun-tahun." sambung Alan Smith, mantan pemain Arsenal.