Robert Sanchez Dinilai Jadi Titik Lemah Chelsea di Liga Inggris
FajarBali.co.id Robert Sanchez mendapat sorotan sebagai titik lemah Chelsea setelah penampilannya di laga Liga Inggris melawan Fulham di Craven Cottage, Selasa (25/8/2026), yang berakhir dengan kemenangan 3-2 untuk Chelsea.
Chelsea memimpin cepat lewat gol Joao Pedro pada menit pertama, diikuti gol balasan dari Fulham melalui Josh King. Kemudian Chelsea menambah keunggulan lewat Morgan Rogers dan Cole Palmer, sementara Fulham hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat Goncalo Garcia.
Namun, dua gol Fulham tercipta dari kesalahan Sanchez yang dianggap kurang sigap. Gol pertama lahir dari tembakan di tiang dekat yang seharusnya bisa diantisipasi lebih cepat oleh kiper asal Spanyol itu.
Gol kedua Fulham tercipta karena bola tepisan Sanchez memantul ke depan gawang dan berhasil disundul Garcia menjadi gol.
Mantan pemain Aston Villa sekaligus pandit sepak bola, Gabriel Agbonlahor, menilai Sanchez sebagai kelemahan utama Chelsea dan meragukan peluang tim meraih gelar Liga Inggris dengan Sanchez sebagai kiper.
"Chelsea tidak akan bisa bersaing memperebutkan gelar Premier League jika Sanchez yang mengawal gawang... Sungguh membingungkan; bahkan sejak musim lalu hingga pertandingan semalam, anak-anak saya menertawakan Sanchez. Anak laki-laki saya sampai bertanya, 'Yah, sebenarnya ada apa dengannya sih?" ujar Agbonlahor, dilansir dari Detik Sport.
Agbonlahor menambahkan kritiknya terkait cara bermain Sanchez yang dianggap tidak tepat dalam mengantisipasi bola silang, yang seharusnya menjadi tanggung jawab barisan pertahanan.
"Itu memang menggelikan karena dia mencoba maju perlahan, mengantisipasi umpan silang-padahal itu bukan urusanmu; kalaupun lawan melepaskan umpan silang kan sudah ada barisan pertahananmu di sana. Dia malah mencoba maju dan seolah-olah 'mencuri start', padahal seharusnya dia tetap saja di posisinya menjaga gawang," tambahnya.