Chris Vermeulen Soroti Masalah Ducati dan Keunggulan Aprilia di MotoGP 2026

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Chris Vermeulen menilai Ducati mengalami kendala serius di MotoGP 2026, terutama karena kondisi fisik Marc Marquez yang belum pulih sepenuhnya, menurut laporan dari Detik Sport.

Aprilia tampil dominan dengan empat pebalap mereka menduduki posisi empat dari enam besar klasemen dunia, menegaskan motor Aprilia sebagai yang terbaik musim ini. Sementara itu Ducati menghadapi kesulitan, termasuk performa Pecco Bagnaia yang belum stabil.

"Ini jelas motor terbaik. Empat dari enam besar klasemen dunia adalah pebalap Aprilia. Itu menunjukkan bahwa ini adalah motor terbaik di dunia, dan jika Anda mengendarai Aprilia tetapi tidak dekat dengan podium, berarti Anda tidak melakukan pekerjaan dengan baik saat ini. Mereka sedikit unggul atas Ducati," ujar Vermeulen dalam podcast Motorsport Republica.

Vermeulen juga menyoroti kondisi fisik Marc Marquez yang menjadi faktor utama masalah Ducati. Meski Marquez mulai kembali, performanya belum optimal.

"Saya pikir masalah terbesar Ducati tahun ini adalah Marc [Marquez] tidak dalam kondisi fisik terbaik, meskipun dia mulai kembali. Pace Diggia dan Alex [Marquez], ketika dia fit, menunjukkan bahwa motor tersebut mampu. Pecco [Bagnaia] tersesat, saya tidak tahu apa yang terjadi di sana," tambahnya.

Marc Marquez tetap menjadi salah satu kandidat juara dunia, tetapi kondisi fisiknya membatasi performa terbaiknya.

Selain itu, Vermeulen mengapresiasi konsistensi Aprilia yang terlihat dari posisi klasemen. Pebalap Jepang Ai Ogura disebutnya tampil stabil dan terus memperbaiki posisinya.

"Pertama kali dia melakukan kesalahan adalah di Silverstone. Ogura sangat konsisten dan mulai memperbaiki posisinya di klasemen, meskipun saya pikir rata-rata posisi start-nya adalah kedelapan atau kesembilan," kata Vermeulen.

Namun, posisi start yang kurang menguntungkan ini dinilai menjadi hambatan besar bagi Ogura untuk menjadi juara dunia.

"Akan sulit memenangkan Kejuaraan Dunia dengan memulai dari posisi kedelapan atau kesembilan seperti kondisi MotoGP sekarang. Beberapa tahun lalu, Rossi bisa melakukannya, tetapi balapannya sangat berbeda," pungkasnya.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed