Persebaya Juara Piala Presiden 2026 Setelah Kalahkan Persib Lewat Adu Penalti di Bali

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Piala Presiden 2026 resmi berakhir setelah final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Kamis (6/8/2026) mempertemukan Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya.

Laga antara dua tim besar Jawa Barat dan Jawa Timur itu berlangsung sengit hingga harus ditentukan lewat adu penalti setelah skor imbang 1-1 selama 120 menit. Persebaya unggul lebih dulu lewat gol Ramadhan Sananta, kemudian disamakan Persib melalui Patricio Matricardi.

Dalam adu penalti, Persebaya keluar sebagai pemenang dengan skor 6-4 dan meraih gelar juara Piala Presiden untuk pertama kalinya sejak ajang ini dimulai pada 2015, menyamai klub-klub besar lain seperti Arema FC, Persib Bandung, dan Persija Jakarta, menurut dilansir dari Detik Sport.

Piala Presiden 2026 merupakan edisi kedelapan dengan penambahan tiga tim Asia Tenggara, yaitu Tampines Rovers (Singapura), DPMM (Brunei Darussalam), dan Port FC (Thailand) untuk menguji kekuatan klub Indonesia yang juga akan berlaga di kompetisi internasional musim depan.

Steering Committee Piala Presiden, Maruarar Sirait, mengatakan, "Total hadiah itu diberikan usai Piala Dunia 2026 mendapat suntikan dana berlimpah dari banyak sponsor. Dana yang dihimpun mencapai 100 miliar. Untuk menjaga integritas dan transparansinya, PricewaterhouseCooper (PwC) menjadi auditor independen Piala Presiden selama 8 kali berturut-turut."

"Bagi kami Piala Presiden bukan hanya tentang siapa yang mengangkat trofi. Piala Presiden adalah tentang sebuah nilai luhur yang kita pertahankan. Nilai sportivitas dalam setiap pertandingan, nilai daya juang, nilai tentang keberlanjutan, konsistensi, kepedulian terhadap lingkungan," ujar Maruarar di acara penutupan.

Maruarar juga menambahkan bahwa turnamen ini menggerakkan ekonomi kerakyatan dengan melibatkan 165 pedagang di beberapa kota penyelenggara seperti Bandung, Surabaya, dan Bali. Selain itu, kampanye pengelolaan sampah "Datang Bersih, Pulang Bersih" yang melibatkan komunitas lokal juga sukses berjalan.

Persebaya sebagai juara mendapatkan hadiah sebesar Rp 8 miliar, disusul juara kedua Rp 3,5 miliar, juara ketiga Rp 2,5 miliar, dan juara keempat Rp 1,5 miliar. Tim yang tidak lolos semifinal juga menerima apresiasi sebesar Rp 250 juta.

Maruarar menegaskan pentingnya nilai kepercayaan yang terus dibangun melalui tata kelola yang baik dan transparansi selama delapan kali penyelenggaraan tanpa menggunakan dana APBN, APBD, maupun BUMN. "Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, nilai itu yang selalu Bapak ajarkan dan perintahkan untuk kami laksanakan," tutupnya.

Editors Team
Daisy Floren