Shakhtar Donetsk Gunakan Stamford Bridge sebagai Kandang Liga Champions
FajarBali.co.id Shakhtar Donetsk memilih Stamford Bridge di London sebagai kandang mereka untuk kompetisi Liga Champions musim ini, dengan restu dari Chelsea sebagai pemilik stadion, dilansir dari Detik Sport.
Sejak Rusia mencaplok wilayah Donetsk pada 2014, Shakhtar tidak dapat menggunakan Donbas Arena sebagai markas dan harus berpindah-pindah ke beberapa kota di Ukraina dan negara Eropa lainnya untuk laga domestik dan kompetisi Eropa.
Pemilihan Stamford Bridge karena banyaknya diaspora Ukraina di Inggris yang diharapkan dapat memenuhi stadion berkapasitas sekitar 40 ribu penonton tersebut. Chelsea menyatakan antusias menyambut kehadiran Shakhtar di London untuk Liga Champions musim ini.
"Shakhtar telah bertanding di berbagai negara di Eropa dan kami menantikan kehadiran mereka di London untuk kiprah mereka di Liga Champions tahun ini," ujar pernyataan resmi Chelsea pada Jumat malam WIB.
"Kami akan bekerja sama secara erat dengan tim Shakhtar dalam beberapa minggu mendatang untuk memastikan hari pertandingan berjalan dengan aman dan lancar bagi tim maupun para pendukung mereka," tambah Chelsea.
Shakhtar menyambut positif kabar ini dan menyebut kesempatan menggunakan stadion bersejarah ini sebagai sesuatu yang istimewa.
"Memainkan laga kandang Liga Champions di Stamford Bridge merupakan kesempatan istimewa bagi Shakhtar. Kami berterima kasih kepada Chelsea atas kesempatan untuk menggelar laga kami di tempat yang istimewa ini," kata perwakilan Shakhtar.
"Stamford Bridge adalah salah satu stadion paling terkenal di dunia sepak bola, dengan sejarah dan atmosfer luar biasa. Kami yakin laga-laga Shakhtar di London akan menghadirkan pengalaman emosional yang tak terlupakan bagi para penggemar dari Ukraina maupun Inggris," tegas juara Liga Ukraina tersebut.
Shakhtar kini menunggu persetujuan dari pemerintah lokal dan UEFA untuk secara resmi menggunakan Stamford Bridge. Chelsea dapat meminjamkan stadion karena mereka tidak mengikuti kompetisi Eropa musim ini setelah finis di peringkat 10 Premier League musim lalu.