Yan Diomande Ceritakan Telepon Pagi Mourinho Sebelum Gabung Real Madrid

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Yan Diomande menceritakan pengalaman menerima telepon langsung dari Jose Mourinho pada pukul 05.00 pagi sebelum bergabung dengan Real Madrid, menurut dilansir dari Bola.

Pemain muda asal Pantai Gading ini mengatakan Mourinho meneleponnya dari Portugal untuk meyakinkan bahwa dirinya adalah bagian dari rencana klub raksasa Spanyol tersebut.

"Saya berbicara dengan direktur, Juni Calafat, kemudian dengan pelatih. Saya terkejut karena dia berbicara bahasa Prancis," ujar Diomande.

"Saya pikir saat itu pukul lima pagi di Portugal dan dia membangunkan saya untuk berbicara. Dia mengatakan kepada saya bahwa ini penting," lanjutnya.

Diomande mengaku tidak bisa tidur setelah mengetahui Real Madrid menginginkannya.

"Ketika Madrid datang dan mengatakan, 'Kami mencintaimu', itu seperti mimpi. Saya tidak tidur. Saya tidak bisa mempercayainya," kata Diomande.

Mourinho memberikan pesan tegas kepadanya saat proses transfer selesai pada 6 Agustus 2026.

"Dia mengatakan kepada saya, 'Kamu bagian dari tim saya dan kamu di sini, jadi saya senang.' Saya juga mengatakan bahwa saya senang menjadi bagian dari timnya dan ingin bekerja dengannya," tuturnya.

Diomande menilai Mourinho memiliki kepribadian kuat yang membantu pemain muda tetap fokus dalam pengembangan karier.

"Dia punya banyak kepribadian. Itu bagus untuk kami karena terkadang ketika masih muda, kita sedikit kehilangan arah dan kehilangan fokus," ungkapnya.

Ia juga menegaskan kesiapannya memberikan segalanya untuk Mourinho.

"Jika Anda bermain untuk Mourinho, Anda ingin mati untuk Mourinho. Tentu saja. Anda tahu karakter dan bagaimana dirinya.

Semua orang ingin mati untuknya. Kami siap mati untuknya," ucap Diomande.

Pergantian Diomande ke Real Madrid merupakan lompatan besar dalam kariernya. Dalam waktu sekitar 14 bulan, ia berubah dari talenta muda menjadi bagian skuad Los Blancos.

Ia juga berterima kasih kepada Leganes yang memberinya kesempatan tampil sebelum direkrut Real Madrid.

"Tidak ada klub yang lebih besar dari Madrid. Mereka membayar banyak uang. Orang-orang menunggu saya, tetapi saya tidak punya tekanan," tegas Diomande.

Diomande berambisi membuktikan kepercayaan Real Madrid dan Mourinho layak diterima dan berharap berkembang bersama pemain seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham.

Bagi penggemar Cristiano Ronaldo itu, memakai seragam Real Madrid adalah mimpi yang menjadi kenyataan.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed