Alex Crook Prediksi Ruben Amorim Tak Bertahan Lama di AC Milan

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Ruben Amorim menghadapi kritik tajam setelah awal yang sulit bersama AC Milan, dengan prediksi bahwa ia tidak akan bertahan hingga enam bulan di klub Italia tersebut, demikian dilansir dari Bola.

Prediksi itu disampaikan oleh Alex Crook, koresponden sepak bola talkSPORT dan penggemar Manchester United, yang menilai Amorim kurang kompeten berdasarkan pengalamannya saat menjadi pelatih MU.

Amorim dipecat MU pada Januari 2026 setelah 14 bulan memimpin dengan catatan 24 kemenangan dari 63 laga dan persentase kemenangan 38,1 persen, yang menjadi yang terburuk sejak era Sir Alex Ferguson.

Pada musim pertamanya, Amorim membawa MU finis di posisi ke-16 Premier League dan kalah di final Liga Europa dari Tottenham Hotspur. Setelah pemecatannya, Michael Carrick mengambil alih dan membawa MU finis ketiga.

Crook menilai Amorim belum belajar dari kesalahan, terutama karena masih mempertahankan formasi tiga bek saat melatih AC Milan, termasuk saat melawan Chelsea di Jakarta, Indonesia.

"Menarik melihat dia memainkan tiga bek dalam laga persahabatan melawan Chelsea. Macan tutul tidak pernah mengubah coraknya," ujar Crook di talkSPORT.

Crook juga menyinggung pernyataan Amorim yang mengatakan timnya harus "menderita", istilah yang juga pernah digunakan saat ia menangani MU.

"Dia menggunakan kata itu ketika pertama kali datang ke Manchester United. Dia memperingatkan penggemar Manchester United bahwa mereka harus menderita," kata Crook.

Crook mengecam perjalanan Amorim di MU, menyebut kekalahan dari Grimsby di Piala Liga dan kekalahan di final Liga Europa sebagai bukti kegagalannya.

"Selamat. Kami memang menderita saat menyaksikan sepak bola buruk kalian. Tersingkir dari Piala Liga oleh Grimsby. Final Liga Europa yang sangat buruk itu," ujar Crook.

Crook menegaskan, "Dia tidak akan bertahan enam bulan di Milan karena dia tidak cukup bagus."

Rekan Crook di talkSPORT, Sam Matterface, memberikan pandangan berbeda dengan mengingatkan bahwa MU meraih 71 poin musim lalu, dan Amorim berkontribusi 30 poin.

Crook membalas, "Bagus. Berapa banyak lagi yang sebenarnya bisa mereka dapatkan?" Ia menyebut Amorim sebagai manajer terburuk MU sejak Sir Alex Ferguson.

Crook mencontohkan laga melawan Everton yang kalah 0-1 meski lawan bermain dengan 10 orang, dan mengkritik keputusan Amorim menempatkan Mason Mount sebagai wing-back karena enggan mengubah sistem permainan.

"Manchester United sudah memiliki banyak manajer sejak Sir Alex Ferguson meninggalkan klub, dan orang ini jauh dan jauh merupakan manajer terburuk yang pernah mereka miliki," ujar Crook.

Sam Matterface menyoroti perkembangan MU setelah Carrick mengambil alih, menyatakan Carrick memahami posisi dan tuntutan klub.

"Dia memahaminya. Dia tahu di mana seharusnya Manchester United berada," kata Matterface.

Matterface menilai Carrick sadar MU kemungkinan belum mampu juara liga musim ini dan fokus pada peningkatan performa secara berkelanjutan.

"Anda harus terus berusaha berkembang sepanjang waktu. Itu tentunya juga membawa tekanan. Dia menempatkan dirinya di bawah tekanan karena harus berusaha menyamai atau melampaui apa yang terjadi musim lalu," ujar Matterface.

Crook menyindir Amorim seperti orang yang "memenangkan undian" untuk mendapatkan pekerjaan sebagai manajer MU.

Editors Team
Daisy Floren