Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Menguat pada 5 Agustus 2026
FajarBali.co.id Kurs dolar AS di bank BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI pada Rabu, 5 Agustus 2026, menunjukkan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Data resmi memperlihatkan harga jual dan beli dolar di empat bank terbesar Indonesia tersebut yang bergerak stabil dengan kecenderungan menguat dibanding pekan sebelumnya.
Kurs Dolar di Bank BCA
Menurut data terbaru pada 5 Agustus 2026, kurs dolar di Bank BCA tercatat pada nilai beli sekitar Rp17.980 hingga Rp18.000 dan nilai jual berkisar Rp18.070 hingga Rp18.100 per dolar AS. Nilai ini mengalami penguatan dibandingkan posisi terakhir pada awal Agustus yang mencatat Rp17.990 untuk beli dan Rp18.080 untuk jual.
Kurs Dolar di Bank Mandiri
Bank Mandiri menawarkan kurs beli dolar pada kisaran Rp17.850 hingga Rp17.900 dan kurs jual pada kisaran Rp18.080 hingga Rp18.100 pada tanggal yang sama. Kurs ini naik dari posisi awal Agustus yang sempat berada di harga beli Rp17.800 dan jual Rp18.070. Penguatan ini mencerminkan optimisme pasar di tengah kondisi ekonomi domestik yang stabil.
Kurs Dolar di Bank BRI dan BNI
Di Bank BRI, kurs dolar tercatat di angka beli Rp17.880 sampai Rp17.900 dan jual Rp18.090 hingga Rp18.130. Sementara itu, Bank BNI menunjukkan posisi beli dolar Rp17.870 dengan harga jual Rp18.100. Kedua bank ini juga mencatat tren penguatan rupiah terhadap dolar AS sejak akhir Juli 2026.
Konteks dan Perbandingan Nilai Tukar Rupiah
Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Jumat, 31 Juli 2026, menguat ke level Rp18.022 per dolar AS, naik sekitar 0,49 persen dari sebelumnya. Rentang perdagangan yang diperkirakan untuk pekan pertama Agustus ini adalah antara Rp17.850 hingga Rp18.150 per dolar AS, sesuai dengan data dari beberapa sumber terpercaya di sektor keuangan.
Pergerakan kurs ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk stabilitas ekonomi global, kebijakan moneter Bank Indonesia, serta sentimen pasar yang mulai pulih setelah periode ketidakpastian beberapa bulan terakhir. Data ini penting bagi pelaku pasar, investor, dan masyarakat umum yang membutuhkan informasi akurat mengenai berapa harga dolar hari ini dan kenapa rupiah menguat hari ini.
Reaksi dan Pernyataan Narasumber
Salah satu analis pasar valuta asing di Jakarta menyatakan,
"Penguatan rupiah terhadap dolar AS di awal Agustus ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap kebijakan ekonomi pemerintah dan kondisi likuiditas yang semakin membaik di pasar domestik," ujar analis tersebut.
Kondisi ini juga berdampak positif terhadap aktivitas perdagangan dan investasi, terutama di sektor yang rentan terhadap fluktuasi nilai tukar dolar.
Informasi Tambahan dan Disclaimer
Penguatan nilai tukar rupiah ini memberikan sinyal positif bagi stabilitas moneter dan perekonomian nasional. Namun, fluktuasi nilai tukar tetap harus dipantau secara berkala mengingat dinamika ekonomi global yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Disclaimer: Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan terkait valuta asing atau investasi.